LJ Hooker Indonesia Bidik Penjualan Properti 2.600 Unit

Rabu, 15 Juli 2015 - 00:04 WIB
LJ Hooker Indonesia...
LJ Hooker Indonesia Bidik Penjualan Properti 2.600 Unit
A A A
JAKARTA - LJ Hooker Indonesia, perusahaan agen properti internasional membidik penjualan 2.600 unit properti di Tanah Air hingga akhir tahun ini.

Direktur LJ Hooker Indonesia, Oka M Kauripan mengatakan, dalam dua tahun terakhir perusahaan sebagian besar menjual jenis properti apartemen, rumah tapak (landed house), dan juga pergudangan.

"Hingga akhir tahun ini, kami targetkan bisa menjual 2.600 unit properti, saat ini sejumlah developer tengah giat membangun properti di Indonesia," kata Oka usai menghadiri penandatangan kerja sama pembiayaan KPR antara MNC Bank dan LJ Hooker Indonesia di Jakarta, Selasa (14/7/2015).

Menurut dia, lambatnya pertumbuhan ekonomi nasional turut berimbas kepada daya beli masyarakat khususnya untuk pembelian properti. Atas kerja sama antara LJ Hooker Indonesia dan MNC Bank, dia berharap bisa mendorong minat masyarakat untuk memperoleh properti.

"Kerja sama ini sangat tepat di saat perlambatan pertumbuhan ekonomi. Apalagi pemerintah telah menurunkan LTV sebesar 20%," paparnya.

Oka optimistis, melalui sinergi bisnis dengan sejumlah mitra strategis, penjualan properti LJ Hooker Indonesia akan sesuai target perusahaan. Dia melihat MNC Bank mempunyai pertumbuhan bisnis yang luar biasa di saat ekonomi cenderung melemah.

"MNC Bank growth-nya luar biasa di saat pertumbuhan ekonomi melambat. Artinya, mereka mempunyai ekspansi bisnis, dengan kerja sama ini kami berharap bisa tumbuh bersama," paparnya.

LJ Hookter berdiri di Indonesia sejak 2001 silam, dan telah hadir di 15 negara. Di Indonesia, perusahaan asal Selandia Baru dan Australia ini telah memiliki 55 kantor cabang yang tersebar di Jawa, Bali, Sumatera, Sulawesi dan Batam. Perusahaan saat ini memiliki 930 konsultan properti yang mengambil peran penting sebagai marketing.

Baca juga:

DP Rumah Bersubsidi 1% Ringankan Masyarakat

Asing Kucing-kucingan Beli Properti di Indonesia

Apindo: Jangan Takut Rumah Mewah Rp5 M Dikenakan Pajak
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pinhome Perluas Area...
Pinhome Perluas Area Operasional hingga Jawa Timur
Bersatu Sukses Group...
Bersatu Sukses Group Hadirkan Rumah Berkonsep Smart Digital
Srimaya Commercial,...
Srimaya Commercial, Ruang Usaha Ekonomis Pertama Persembahan Summarecon
PT Summarecon Agung...
PT Summarecon Agung Luncurkan Ruang Usaha Ekonomis di Karawang
Mau Kejar Emas ?, Atau...
Mau Kejar Emas ?, Atau Investasi di Sektor Properti
Ingin Bisnis Properti...
Ingin Bisnis Properti Tetap Jalan Saat Pandemi, Ikuti Lima Langkah Ini
Berita Terkini
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
24 menit yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
36 menit yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
1 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
1 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
2 jam yang lalu
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
2 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved