Tak Disuntik Vitamin, Rupiah Bisa Tembus Rp14.000/USD

Rabu, 29 Juli 2015 - 11:27 WIB
Tak Disuntik Vitamin,...
Tak Disuntik Vitamin, Rupiah Bisa Tembus Rp14.000/USD
A A A
JAKARTA - Institute for Development of Economics and Finance (Indef) mengatakan, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) bisa tembus Rp14.000/USD jika tidak disuntik vitamin dengan kebijakan pemerintah yang membuat pasar kembali konfiden.

Direktur Eksekutif Indef Enny Sri Hartati menuturkan, kebijakan pemerintah yang membuat pasar konfiden akan semakin meyakinkan investasi masuk ke Tanah Air. Sebab, jika investasi masuk maka akan bisa memperkuat pasokan USD.

"Itu yang hilang. Jadi benar bahwa terjadi persoalan di eksternal, tapi kan kita tidak bisa dong lantas enggak ngapa-ngapain. Lagi flu kita enggak pakai masker, enggak minum vitamin. Kalau kita perkuat daya tahan, ini kan kita minimal tidak terjangkit walaupun memang ada berbagai macam persoalan," katanya kepada Sindonews di Jakarta, Rabu (29/7/2015).

Menurutnya, kinerja pemerintah yang tidak memuaskan turut membayangi pelemahan rupiah dan membuat pelaku usaha menuntut Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk merombak (reshuffle) kabinet.

Sebab, kebijakan pemerintah tidak ada yang bisa mengompensasi dan memitigasi risiko fluktuasi ekonomi. "Setiap ada fluktuasi ekonomi, kebijakan pemerintah bukan memperkuat atau memitigasi risiko dunia usaha tapi justru memperburuk. Karena tidak sinkron kebijakan pemerintah satu dan yang lain," imbuh dia.

Dia menilai pemerintah tidak melakukan aksi cepat tanggap dalam menghadapi pelemahan nilai tukar rupiah. Respon pemerintah justru menganggap pelemahan rupiah wajar dan menyalahkan kondisi eksternal.

"Pemerintah menganggap everything is ok dan tidak ada emergency rescue untuk menghadapi dan mengantisipasi persoalan ini," tegasnya.

Enny menambahkan, kondisi perekonomian global seperti ancaman Janet Yellen untuk menaikkan suku bunga acuan AS pada September, penurunan indeks harga saham China, serta persoalan Yunani juga menjadi ancaman terhadap rupiah.

Pihaknya menilai, jika pemerintah tidak melakukan aksi nyata memitigasi risiko tersebut, maka nilai tukar rupiah terhadap USD bisa tembus Rp14.000/USD.

"Itu yang menyebabkan semakin banyak virus eksternal yang mempunyai dampak terhadap kerentanan nilai tukar kita. Makanya kalau melihat kondisi itu, kalau pemerintah tdak ada upaya konkret bagaimana mitigasi risiko, rupiah bisa sampai Rp14.000/USD," tandas dia.

Baca juga:

Jelang Rilis Pertemuan The Fed, Rupiah Dibuka Membaik

Stamina Loyo Bikin RI Rentan Kondisi Eksternal

(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
30 menit yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
49 menit yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
1 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
1 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
2 jam yang lalu
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved