Bank Danamon Diimbau Perbaiki Kredit Macet

Rabu, 29 Juli 2015 - 14:31 WIB
Bank Danamon Diimbau...
Bank Danamon Diimbau Perbaiki Kredit Macet
A A A
JAKARTA - PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mengimbau PT Bank Danamon Tbk (BDMN) perbaiki rasio kredit macetnya, meningkat jadi 2,9% di semester I/2015 dari 2,1% periode yang sama tahun lalu.

Analis Pefindo Danan Dito menyarankan naiknya kredit macet emiten berkode BDMN ini harus menjadi perhatian direksi. Angka yang tinggi mencerminkan perlambatan ekonomi.

"Memengaruhi kinerja perseroan di semester I. Kita lihat nanti, naiknya kredit macet atau NPL dan tekanan profit akan memengaruhi peringkat atau tidak," ujarnya di Jakarta, Rabu (29/7/2015).

Di tempat yang sama, Analis Pefindo Hendro Utomo menyampaikan, tren rata-rata NPL perbankan 2,5%. Penyaluran kredit yang tidak berkualitas menyebabkan kenaikan.

Namun, perbankan mendapatkan stimulus baru. Salah satunya Aktiva Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) yang telah longgar, seperti KPR non subsidi menjadi 35% dari 75%.

"Stimulus BI ke sektor keuangan lebih merangsang, lebih aktif di semester II. Ada 12 kebijakan, pelonggaran ATMR agar rasio kecukupan permodalan (CAR) baik," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bidik Milenial, Danamon...
Bidik Milenial, Danamon Tawarkan Utang Lewat Online
Berkembang Progresif,...
Berkembang Progresif, Industri Otomotif Indonesia Digadang Menjadi Pemain Global
Raih Kesejahteraan di...
Raih Kesejahteraan di IIMS 2024 Lewat Solusi Finansial
Bank Danamon Hadir di...
Bank Danamon Hadir di IIMS 2022
Ramadan Lebih Bermakna...
Ramadan Lebih Bermakna dengan Perencanaan Keuangan yang Tepat
Yuk Pahami Modus Kejahatan...
Yuk Pahami Modus Kejahatan Perbankan yang Kian Marak
Berita Terkini
Bangun Infrastruktur...
Bangun Infrastruktur Unggul, Brantas Abipraya Perkuat Kolaborasi Internal
16 menit yang lalu
Purbaya Tepis Isu Mundur...
Purbaya Tepis Isu Mundur dari Kursi Menkeu di Tengah Kejatuhan Rupiah Rp18.039
53 menit yang lalu
IHSG Berakhir Longsor...
IHSG Berakhir Longsor 1,70% ke Posisi 5.839, Ada 651 Saham Berjatuhan
1 jam yang lalu
Harga Avtur Makin Mahal,...
Harga Avtur Makin Mahal, Maskapai Raksasa AS Mendadak Batalkan 6 Rute Penerbangan!
1 jam yang lalu
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
3 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
16 Bank Bangkrut hingga...
16 Bank Bangkrut hingga November 2024, Ini Daftarnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved