Singapura Siapkan Investasi Rp17,5 Triliun di Batam

Kamis, 30 Juli 2015 - 14:59 WIB
Singapura Siapkan Investasi...
Singapura Siapkan Investasi Rp17,5 Triliun di Batam
A A A
JAKARTA - Perusahaan Singapura berminat untuk mengembangkan kawasan industri dan pusat logistik serta maritim di Batam senilai USD1,3 miliar atau setara Rp17,5 triliun (kurs Rp13.450/USD) serta meminta Badan Koordinasi Penanaman modal (BKPM) untuk memfasilitasi agar dapat segera terealisasi.

Permintaan tersebut disampaikan perwakilan investor saat bertemu dengan Kepala BKPM Franky Sibarani di sela-sela kunjungan kenegaraan Presiden Joko Widaodo (Jokowi) di Singapura.

Franky mengatakan, BKPM mendorong percepatan realisasi minat investasi tersebut karena sektor maritim merupakan salah satu prioritas fokus investasi selain infrastruktur, pertanian, pariwisata dan kawasan serta industri.

“Proses fasilitasi sedang berlangsung dilakukan BKPM melalui kantor perwakilan di Singapura dan Batam. Proses tersebut dikoordinasikan sepenuhnya oleh marketing officer BKPM wilayah Korea Selatan dan Singapura," kata Franky dalam rilisnya, Kamis (30/7/2015).

Menurut dia, BKPM fokus menindaklanjuti kerja sama investasi antara Indonesia dan Singapura dengan fokus pada tiga sektor yaitu maritim, infrastruktur dan manufaktur.

Dalam kesempatan kunjungan ke Singapura bersama rombongan Presiden Jokowi, dia juga mengadakan pertemuan dengan Ketua International Enterprise Singapore Seah Moon Ming dan CEO Teo Eng Cheong.

Pada pertemuan tersebut kedua pihak sepakat bersama-sama mendorong masuknya investasi Singapura di Indonesia pada tiga sektor, yaitu maritim, infrastruktur dan manufaktur.

BKPM dan IE Singapore menyepakati mendorong kembali investasi Singapura di kawasan Batam, Bintan dan Karimun (BBK) dan di wilayah Indonesia lainnya.

"Kami optimistis hal tersebut dapat dilakukan karena sudah sesuai arahan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dalam pertemuan dengan Presiden Jokowi, di mana Singapura tidak hanya memfokuskan investasi di Batam tapi juga di wilayah Indonesia lainnya,” tuturnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
BKPM: Jawa Barat Paling...
BKPM: Jawa Barat Paling Diminati Investor Lima Tahun Terakhir
Berita Terkini
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
10 menit yang lalu
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
15 menit yang lalu
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
52 menit yang lalu
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
1 jam yang lalu
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
1 jam yang lalu
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
1 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved