Yuan Ambruk, Rupiah Ditutup Terjungkal

Selasa, 11 Agustus 2015 - 17:01 WIB
Yuan Ambruk, Rupiah...
Yuan Ambruk, Rupiah Ditutup Terjungkal
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup terjungkal dipicu ambruknya yuan setelah China melakukan devaluasi mata uangnya.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah berada di level Rp13.622/USD, dengan kisaran harian Rp13.449-Rp13.627/USD. Posisi ini melemah 65 poin dari posisi penutupan sebelumnya di Rp13.557/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas pada level Rp13.613/USD. Posisi ini terdepresiasi 40 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp13.573/USD.

Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg di level Rp13.607/USD. Posisi ini memburuk 57 poin dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp13.550/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.541/USD, terkoreksi 5 poin dari posisikemarin di Rp13.536/USD.

Sementara yuan mengalami penurunan terbesar dalam lebih dari dua dekade pada hari ini, setelah Bank Sentral China (People's Bank of China/PBoC) secara mengejutkan melakukan devaluasi mata uangnya hampir 2%.

Bank sentral menyatakan langkah itu dilakukan untuk mencegah penurunan ekspor lebih dalam. Pasalnya, ekspor China jatuh lebih dari 8% pada Juli lalu.

Mata uang beberapa negara yang memiliki hubungan dagang dengan China, seperti dolar Australia dan Selandia Baru juga terseret pelemahan. Sementara yen Jepang mencapai titik terendah dua bulan terakhir.

Yuan di pasar spot jatuh sekitar 2% ke level 6,3360, terlemah sejak September 2012 dan penurunan terbesar sejak devaluasi yuan pada tahun 1994.

"Devaluasi yuan mungkin tidak akan berakhir di sini. Mata uang, seperti dolar Singapura, won Korea Selatan dan dolar Taiwan, yang juga jatuh bisa menghasilkan berita besar mengenai awal perang devaluasi," kata ahli strategi senior di Monex Masafumi Yamamoto, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (11/8/2015).

Euro naik ke level tertinggi 11 hari terhadap USD ke 1,1042/USD setelah Yunani dan kreditor internasional mencapai kesepakatan bailout. Sementara USD terhadap yen mencetak rekor ke 125,08, terkuat sejak awal Juni tahun ini.

Baca:

Kinerja Rupiah Terburuk Kedua di Asia

BI Klaim Volatilitas Kurs Rupiah Hanya Sementara

Rupiah Bertahan di Teritori Merah Siang Ini
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
3 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
4 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
4 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
4 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
4 jam yang lalu
Infografis
Rupiah Jeblok ke Level...
Rupiah Jeblok ke Level Terendah Sejak Krisis 1998
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved