Rizal Ramli Tak Acuh Dikritik Rini soal Pesawat Garuda
Jum'at, 14 Agustus 2015 - 11:11 WIB
Rizal Ramli Tak Acuh Dikritik Rini soal Pesawat Garuda
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Rizal Ramli tak acuh dengan pernyataan Menteri BUMN Rini Soemarno, yang mengkritiknya soal permintaan pembatalan pembelian pesawat oleh PT Garuda Indonesia (Persero).
Untuk diketahui, Rizal Ramli yang baru sehari menjabat sebagai Menko bidang Maritim menggantikan Indroyono Soesilo mengeluarkan pernyataan kontroversial dengan meminta Jokowi agar mencegah rencana pembelian pesawat oleh Garuda. (Baca: Rini Pertanyakan Dasar Rizal Ramli soal Pesawat Garuda).
Hal ini dilakukan untuk mencegah Garuda bangkrut lantaran anggaran yang digelontorkan untuk membeli pesawat berasal dari pinjaman.
"Saya no comment. Maaf ya, saya no comment," ucapnya di gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat (14/8/2015).
Sebelumnya, Menteri BUMN Rini Soemarno mempertanyakan dasar pemikiran Rizal Ramli, yang meminta Jokowi untuk membatalkan rencana pembelian pesawat oleh Garuda.
"Berdasarkan apa, didasari apa bicara seperti itu (pembatalan pembelian pesawat terbang). Karena kan kita melihatnya Garuda itu akan mengembangkan usahanya. Jadi dasar apa cancellation itu," ungkapnya di Kantor Kementerian BUMN, kemarin.
Rini meminta agar Rizal Ramli berbicara tidak tanpa dasar yang jelas. Sebab, setiap program yang dicanangkan perusahaan pelat merah harus ada pertanggungjawabannya ke masyarakat luas.
"Jadi saya rasa tidak bisa bicara A tanpa ada dasar. Kita harus bicara A, B, C dengan dasar. Dan programnya BUMN itu satu perusahaan. Garuda juga perusahaan publik, kita bertanggung jawab kepada masyarakat luas, apa-apa yang akan kita lakukan. Tidak bisa langsung diputuskan begitu saja," tegas dia.
Terlebih, sambung Rini, BUMN berada di bawah koordinasi Kementerian Koordinator (Kemenko) bidang Perekonomian, bukan Kemenko bidang Maritim yang digawangi ekonom senior tersebut.
"Saya enggak dengar itu. Dan BUMN itu di bawah Kementerian Koordinator Ekonomi bukan di bawah Kemaritiman," pungkasnya.
Baca:
Rizal Ramli Minta Jokowi Batalkan Pembelian Pesawat Garuda
Primus Sebut Rizal Ramli Salah Koridor soal Pesawat Garuda
Untuk diketahui, Rizal Ramli yang baru sehari menjabat sebagai Menko bidang Maritim menggantikan Indroyono Soesilo mengeluarkan pernyataan kontroversial dengan meminta Jokowi agar mencegah rencana pembelian pesawat oleh Garuda. (Baca: Rini Pertanyakan Dasar Rizal Ramli soal Pesawat Garuda).
Hal ini dilakukan untuk mencegah Garuda bangkrut lantaran anggaran yang digelontorkan untuk membeli pesawat berasal dari pinjaman.
"Saya no comment. Maaf ya, saya no comment," ucapnya di gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat (14/8/2015).
Sebelumnya, Menteri BUMN Rini Soemarno mempertanyakan dasar pemikiran Rizal Ramli, yang meminta Jokowi untuk membatalkan rencana pembelian pesawat oleh Garuda.
"Berdasarkan apa, didasari apa bicara seperti itu (pembatalan pembelian pesawat terbang). Karena kan kita melihatnya Garuda itu akan mengembangkan usahanya. Jadi dasar apa cancellation itu," ungkapnya di Kantor Kementerian BUMN, kemarin.
Rini meminta agar Rizal Ramli berbicara tidak tanpa dasar yang jelas. Sebab, setiap program yang dicanangkan perusahaan pelat merah harus ada pertanggungjawabannya ke masyarakat luas.
"Jadi saya rasa tidak bisa bicara A tanpa ada dasar. Kita harus bicara A, B, C dengan dasar. Dan programnya BUMN itu satu perusahaan. Garuda juga perusahaan publik, kita bertanggung jawab kepada masyarakat luas, apa-apa yang akan kita lakukan. Tidak bisa langsung diputuskan begitu saja," tegas dia.
Terlebih, sambung Rini, BUMN berada di bawah koordinasi Kementerian Koordinator (Kemenko) bidang Perekonomian, bukan Kemenko bidang Maritim yang digawangi ekonom senior tersebut.
"Saya enggak dengar itu. Dan BUMN itu di bawah Kementerian Koordinator Ekonomi bukan di bawah Kemaritiman," pungkasnya.
Baca:
Rizal Ramli Minta Jokowi Batalkan Pembelian Pesawat Garuda
Primus Sebut Rizal Ramli Salah Koridor soal Pesawat Garuda
(izz)
Lihat Juga :