RI Jadikan Australia Fokus Baru Pemasaran Investasi

Kamis, 20 Agustus 2015 - 11:17 WIB
RI Jadikan Australia...
RI Jadikan Australia Fokus Baru Pemasaran Investasi
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengatakan, saat ini Australia menjadi fokus baru pemasaran investasi Indonesia.

Dia menjelaskan, kegiatan pemasaran investasi di Australia merupakan upaya untuk meningkatkan realisasi investasi guna mencapai target realisasi investasi Rp3.500 triliun dalam kurun waktu lima tahun ke depan.

"Australia merupakan salah satu fokus pemasaran investasi Indonesia, menambah lima fokus sebelumnya seperti Singapura, Jepang, Korea Selatan, RRT dan Taiwan," kata Franky dalam rilisnya di Jakarta, Kamis (20/8/2015).

Berdasarkan data BKPM, selama kurun waktu 2010 hingga Semester I/2015, total realisasi investasi Australia mencapai USD1,9 miliar. Australia menduduki peringkat ke-12 sebagai penyumbang investasi di Indonesia.

Sebanyak 42% merupakan investasi bidang kimia dasar, barang kimia dan farmasi, diikuti 41% investasi pertambangan, dan 4% investasi bidang industri logam dasar. Sebagian besar investasi Australia terletak di Kalimantan dan Jawa.

Dubes RI untuk Australia dan Republik Vanuatu, Nadjib Riphat Kesoema yang juga hadir dalam kegiatan pemasaran investasi tersebut menegaskan bahwa pengusaha Australia harus mulai lebih berani mengambil risiko dan melakukan investasi di Indonesia.

Selama ini, kalangan pebisnis Australia lebih banyak melakukan perdagangan dan dinilai sangat berhati-hati dalam melakukan investasi.

"Jadi karakteristik pengusaha Australia yang risk adverse membuat mereka seringkali ketinggalan dengan investor-investor di negara-negara seperti Jepang dan RRT dalam mengambil keputusan berinvestasi," jelasnya.

Persoalan ini, menurut Nadjib lebih karena ketidakpahaman budaya kedua negara. "Presiden Jokowi dalam kunjungannya ke Singapura beberapa waktu lalu menekankan pentingnya untuk tetap melakukan investasi meski dalam keadaan krisis," pungkas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Serabutan Sedot Investasi,...
Serabutan Sedot Investasi, Besar atau Kecil Tetap Dilayani
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
5 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
6 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
6 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
7 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
7 jam yang lalu
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
8 jam yang lalu
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved