Indeks S&P Anjlok ke Posisi Terendah Enam Bulan

Jum'at, 21 Agustus 2015 - 08:53 WIB
Indeks S&P Anjlok ke...
Indeks S&P Anjlok ke Posisi Terendah Enam Bulan
A A A
NEW YORK - Indeks S&P 500 anjlok ke posisi terendah lebih dari enam bulan pada Kamis waktu setempat karena kekhawatiran melemahnya ekonomi China akan diterjemahkan ke pertumbuhan global yang makin melambat.

Sektor konsumen memimpin penurunan di Wall Street, dengan saham Disney turun 6% menjadi USD100,02, sedangkan saham Apple turun 2,1% menjadi USD112,65 setelah penjualan smartphone di China dilaporkan turun pada kuartal II tahun ini.

Kekhawatiran tentang ekonomi China itu ditunjukkan dengan jatuhnya bursa China hampir 8% sepanjang pekan ini dan setelah Departemen Perdagangan China mengatakan bahwa ekspor bisa terus jatuh di bulan-bulan mendatang.

"Masalah terbesar adalah kenyataan bahwa kita tidak tahu berapa besar ekonomi China melambat. Itu terlihat pada harga minyak yang lebih rendah," kata Kepala Strategi Pasar di Wunderlich Securities Art Hogan, seperti dilansir dari Reuters, Jumat (21/8/2015).

Menurut dia, bursa saham dan harga minyak memiliki korelasi. Adapun, minyak mentah Amerika Serikat (AS) naik sedikit setelah sebelumnya berada pada harga terendah sejak Maret 2009, sedangkan minyak Brent turun 2,3% ke level terendah sejak Januari 2015.

Sementara itu, Dow Jones Industrial Average turun 358,04 poin atau 2,06% ke 16.990,69; indeks S&P 500 kehilangan 43,88 poin atau 2,11% ke 2.035,73 dan Nasdaq Composite turun 141,56 poin atau 2,82% ke 4.877,49.

Sekitar 8 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, di atas rata-rata harian sepanjang bulan ini 6,7 miliar saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Jakarta Fair 2026 Diserbu...
Jakarta Fair 2026 Diserbu 6 Juta Pengunjung, Nilai Transaksi Cetak Rp8,2 Triliun
4 jam yang lalu
Laporan Menkop ke Prabowo:...
Laporan Menkop ke Prabowo: 15.845 Koperasi Merah Putih Sudah Berdiri, 19 Ribu Masih Dibangun
5 jam yang lalu
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
7 jam yang lalu
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
8 jam yang lalu
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
9 jam yang lalu
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
11 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved