Hipmi: BEI Lesu, yang Penting Tanah Abang Laku
Senin, 07 September 2015 - 14:14 WIB
Hipmi: BEI Lesu, yang Penting Tanah Abang Laku
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Bahlil Lahadalia mengatakan, walaupun pasar saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sedang lesu, namun baginya yang penting tidak untuk daya beli masyarakat terutama di pasar Tanah Abang.
"Yang pusing kalau pasar Tanah Abang tidak dibeli. Pasar saham bursa efek tidak laku, yang penting Tanah Abang laku," ujarnya di Jakarta, Senin (7/9/2015).
Menurutnya, kondisi perekonomian yang melambat saat ini membuat pemerintah, perbankan, dan pengusaha serba salah dalam menanggapinya.
"Maju kena mundur kena. Pemerintah kena, stimulus tidak turun, perbankan kredit tidak jalan. Siap siap zaman tidak ada kepastian, itu kondisi sekarang," jelas Bahlil.
Dia menambahkan, pada saat krisis 1998, pahlawan lolosnya Indonesia dari krisis karena adanya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
"Ketika 1998, pahlawan UMKM bukan Bursa Efek Jakarta. Saat itu pemain saham larikan diri (dengan) utang yang dilarikan ke rakyat," pungkasnya.
"Yang pusing kalau pasar Tanah Abang tidak dibeli. Pasar saham bursa efek tidak laku, yang penting Tanah Abang laku," ujarnya di Jakarta, Senin (7/9/2015).
Menurutnya, kondisi perekonomian yang melambat saat ini membuat pemerintah, perbankan, dan pengusaha serba salah dalam menanggapinya.
"Maju kena mundur kena. Pemerintah kena, stimulus tidak turun, perbankan kredit tidak jalan. Siap siap zaman tidak ada kepastian, itu kondisi sekarang," jelas Bahlil.
Dia menambahkan, pada saat krisis 1998, pahlawan lolosnya Indonesia dari krisis karena adanya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
"Ketika 1998, pahlawan UMKM bukan Bursa Efek Jakarta. Saat itu pemain saham larikan diri (dengan) utang yang dilarikan ke rakyat," pungkasnya.
(izz)
Lihat Juga :