Rupiah Dibuka Membaik Pagi Ini

Rabu, 09 September 2015 - 10:18 WIB
Rupiah Dibuka Membaik...
Rupiah Dibuka Membaik Pagi Ini
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka membaik, meski USD di perdagangan Asia menguat.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp14.244/USD, menguat 41 poin dari posisi sebelumnya di level Rp14.285/USD.

Nilai tukar rupiah berdasarkan data Bloomberg dibuka pada level Rp12.249/USD dan pada pukul 10.00 WIB bergeser ke Rp14.257/USD. Posisi tersebut membaik dibanding penutupan perdagangan sebelumnya di level Rp14.280/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp14.257/USD. Posisi itu terapresiasi 63 poin dari posisi penutupan kemarin di level Rp14.320/USD.

Sementara data Yahoo Finance, rupiah berada di level Rp14.259/USD. Posisi ini terdepresiasi 16 poin dibanding posisi penutupan sebelumnya di level Rp14.243/USD.

Sementara USD menguat terhadap yen pada hari ini, didorong oleh melonjaknyasaham Eropa dan Amerika Serikat (AS) di tengah pemulihan global.

USD naik 0,2% terhadap yen menjadi 120,09, memperpanjang keuntungan dari level terendah semalam di 118,885 terimbas naiknya imbal hasil obligasi AS. Dolar Australia naik tipis ke 0,7036/USD, menguat dari posisi terendah 6,5 tahun di 0,6892 pada Senin.

"Laju pasar saham terus memengaruhi USD dan yen, tetapi mereka tidak menjadi pusat perhatian hari ini. Sebaliknya, dolar Kanada dan Selandia Baru cenderung bergerak lebih maju karena kebijakan bank sentral mereka akan memberi banyak perhatian," kata ahli strategi senior di Monex Masafumi Yamamoto, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (9/9/2015).

Bank of Canada diperkirakan akan mempertahankan suku bunga di 0,5% karena optimistisnya data baru-baru ini. Sementara Reserve Bank of New Zealand (RBNZ) diperkirakan akan menurunkan suku bunga menjadi 2,75% pada Kamis.

Dolar Kanada stabil di 1,3197/USD setelah naik 0,8% semalam karena harga minyak mentah, ekspor utama untuk Kanada, yang melonjak mengikuti reli ekuitas global.

Dolar Selandia Baru naik 0,6% menjadi 0,6380/USD, setelah naik lebih dari 1% semalam. Mata uang ini telah merosot ke level terendah enam tahun di 0,6200/USD pada akhir Agustus. Euro sedikit berubah terhadap USD ke 1,1193, terjebak dalam kisaran sempit 1.1230-1,1122 pada pekan ini.

(Baca: Rupiah Diprediksi Masih Nyaman di Zona Merah)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Imbal Hasil Obligasi...
Imbal Hasil Obligasi Kian Jadi Penentu Utama Pergerakan Valas
17 menit yang lalu
BULOG dan Komisi IV...
BULOG dan Komisi IV DPR Perkuat Sinergi Dukung Kesejahteraan Petani di Klaten
45 menit yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Percepat Distribusi Pertalite 19 SPBU di Bogor
1 jam yang lalu
Rombak Aturan, Purbaya...
Rombak Aturan, Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor Senjata hingga Anjing Pelacak
1 jam yang lalu
Usai Hengkang dari OPEC,...
Usai Hengkang dari OPEC, Produksi Minyak UEA Cetak Rekor Tembus 4,1 Juta Barel per Hari
2 jam yang lalu
Sinergi BSI dan BPJS...
Sinergi BSI dan BPJS Ketenagakerjaan, Hadirkan KPR Syariah 30 Tahun untuk Jutaan Pekerja
11 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved