Wall Street Menguat Jelang Pertemuan Fed
Jum'at, 11 September 2015 - 09:02 WIB
Wall Street Menguat Jelang Pertemuan Fed
A
A
A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street ditutup menguat pada Kamis waktu setempat menjelang pertemuan Federal Reserve (The Fed) pada pekan depan.
"Saya pikir banyak volatilitas menjelang pertemuan Fed. Ada beberapa saham yang memimpin di pasar bersama dengan Apple dan itu selalu menghibur pedagang," kata CEO Chaikin Analytics Marc Chaikin, seperti dilansir CNBN, Jumat (11/9/2015).
Dow Jones Industrial Average ditutup naik 76,83 poin atau 0,47% ke 16.330,40 didukung saham Apple dan UnitedHealth. Indeks Nasdaq terkerek 39,72 poin atau 0,84% ke 4.796,25 didorong oleh biotechs dan Apple. Sedangkan indeks S&P 500 naik 10,25 poin atau 0,53% ke 1.952,29.
Apel ditutup naik 2,4%, pulih dari kerugian 1,92% pada Rabu ketika meluncurkan iPhone baru, iPad Pro dan produk lainnya.
Sementara minyak mentah ditutup naik USD1,77 atau 4,01% menjadi USD45,92/barel, setelah menurun 3,9%, kemarin. Minyak mentah lebih tinggi dalam perdagangan intraday meskipun persediaan mingguan meningkat dari perkiraan sebanyak 2,6 juta barel.
Adapun, analis mengatakan bahwa ketidakpastian atas waktu kenaikan suku bunga terus memengaruhi pasar saham. Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bisa menaikkan suku bunga dalam jangka pendek untuk kali pertama dalam lebih dari sembilan tahun pada pertemuan Rabu dan Kamis depan.
"Sekarang orang bertaruh Fed tidak akan melakukan apa-apa. Saya pikir jika The Fed akan menaikkan suku bunga, (kita akan melihat) itu akan menakut-nakuti banyak orang dan pasar (akan) mengujis ke level rendah pada 26 Agustus," kata Chaikin.
"Saya pikir banyak volatilitas menjelang pertemuan Fed. Ada beberapa saham yang memimpin di pasar bersama dengan Apple dan itu selalu menghibur pedagang," kata CEO Chaikin Analytics Marc Chaikin, seperti dilansir CNBN, Jumat (11/9/2015).
Dow Jones Industrial Average ditutup naik 76,83 poin atau 0,47% ke 16.330,40 didukung saham Apple dan UnitedHealth. Indeks Nasdaq terkerek 39,72 poin atau 0,84% ke 4.796,25 didorong oleh biotechs dan Apple. Sedangkan indeks S&P 500 naik 10,25 poin atau 0,53% ke 1.952,29.
Apel ditutup naik 2,4%, pulih dari kerugian 1,92% pada Rabu ketika meluncurkan iPhone baru, iPad Pro dan produk lainnya.
Sementara minyak mentah ditutup naik USD1,77 atau 4,01% menjadi USD45,92/barel, setelah menurun 3,9%, kemarin. Minyak mentah lebih tinggi dalam perdagangan intraday meskipun persediaan mingguan meningkat dari perkiraan sebanyak 2,6 juta barel.
Adapun, analis mengatakan bahwa ketidakpastian atas waktu kenaikan suku bunga terus memengaruhi pasar saham. Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) bisa menaikkan suku bunga dalam jangka pendek untuk kali pertama dalam lebih dari sembilan tahun pada pertemuan Rabu dan Kamis depan.
"Sekarang orang bertaruh Fed tidak akan melakukan apa-apa. Saya pikir jika The Fed akan menaikkan suku bunga, (kita akan melihat) itu akan menakut-nakuti banyak orang dan pasar (akan) mengujis ke level rendah pada 26 Agustus," kata Chaikin.
(rna)
Lihat Juga :