Pengusaha Ritel Minta Jokowi Belajar dari Dubai

Selasa, 15 September 2015 - 07:02 WIB
Pengusaha Ritel Minta...
Pengusaha Ritel Minta Jokowi Belajar dari Dubai
A A A
JAKARTA - Dalam rangkaian kunjungan kenegaraannya ke Timur Tengah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat bertandang ke Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) bersama beberapa menteri ekonomi. Hal ini sebagai studi soal kemajuan di wilayah tersebut yang bisa ditiru Indonesia mengingat Dubai saat ini termasuk salah satu kota maju.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Roy Mande mengatakan, dalam kunjungan tersebut banyak hal yang bisa dipelajari terkait industri ritel di Dubai.

"Saya kira ini kesempatan untuk pemerintah yang diwakili oleh Presiden dan timnya kan ada mendag dan ada juga Menko kita. Harapan kita sih mereka bisa lihat kemajuan yang terjadi dalam dunia perdagangan ritel di luar negeri. Bahwa faktor ritel modern tentunya bukan serta merta dibiarkan hidup begitu saja. Tapi harus disentuh dan harapannya dipenuhi," kata Roy di Jakarta, Senin (14/9/2015)

Sebab, kata Roy, ada nanti di suatu titik semua akan modern. Karena perkembangan teknologi, zaman, kultur, perkembangan apapun akan modern. Dalam berbagai kesempatan, pasar modern punya karakter tersendiri.

"Nah kalau di sini itu segmennya beda. Beda dengan di luar negeri. Pasar rakyat kita di sini itu 1,9 juta, sedangkan pasar modern baru 25 ribu. Jauh sekali bedanya. Dikotomi tersebut sudah harus dihilangkan," katanya.

Kedua, pembaharuan atau revitalusasi. Roy menyebutkan, pihaknya senang saat Jokowi di Banyumas mau revitalisasi pasar rakyat untuk bisa melayani konsumen lebih baik, tidak bau pasarnya, manajemen perdagangan juga diperbaiki. Mekanisme ini kan untuk kemajuan modern.

"Untuk itu, Aprindo sangat membuka diri untuk diajak komunikasi dengan departemen terkait dalam mengajukan retail modern tanpa mematikan pasar rakyat. Karena nanti pasar rakyat bisa jadi modern juga. Itu yang dilihat mungkin di Timur Tengah," terang Roy.

Dia berharap, apa yang dilihat dan ditinjau oleh pemerintah Indonesia di Dubai bisa di-mirroring (untuk cerminan) supaya bisa dilakukan di Indonesia.

"Kita sudah terkenal karena tertinggal kemajuan. Kita sekarang harus mengejar ketertinggalan itu. Salah satunya mirroring. Melihat di sana, memberlakukan di sini. Tidak hanya pasar rakyat, tapi pasar modern juga ikut disentuh perkembangannya. Sehingga kita bisa maju juga dan lebih maju," pungkasnya.

Baca juga:

Aprindo: Industri Ritel Sedang Sakit

Pengusaha Ritel Akan Naikkan Harga Barang
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ini Tuntutan Pengusaha...
Ini Tuntutan Pengusaha Ritel atas Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat
Vaksin Datang, Industri...
Vaksin Datang, Industri Ritel Pede Menyambut Tahun Baru 2021
Banjir Stimulus, Bisnis...
Banjir Stimulus, Bisnis Ritel Diyakini Kembali Bergeliat pada 2021
Turun, Aprindo Pasang...
Turun, Aprindo Pasang Target Pertumbuhan Ritel 5 Persen di Kuartal II
Soal Harga Barang, Peritel...
Soal Harga Barang, Peritel Ingin Tampil di Depan
Bangkitkan Bisnis Ritel,...
Bangkitkan Bisnis Ritel, Aprindo Vaksinasi Garda Terdepannya
Berita Terkini
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
1 jam yang lalu
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
1 jam yang lalu
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
1 jam yang lalu
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
2 jam yang lalu
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
2 jam yang lalu
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
2 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA usai Piala...
Ranking FIFA usai Piala Dunia 2026: Spanyol Gusur Argentina dari Takhta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved