Wall Street Rebound Didukung Sektor Keuangan

Selasa, 22 September 2015 - 08:54 WIB
Wall Street Rebound...
Wall Street Rebound Didukung Sektor Keuangan
A A A
NEW YORK - Bursa saham Wall Street berakhir lebih tinggi pada Senin waktu setempat, rebound dari kerugian akhir pekan lalu dengan dukungan dari saham Apple dan sektor keuangan, di tengah penurunan saham biotek.

Saham sektor keuangan bangkit kembali setelah Federal Reserve memutuskan mempertahankan suku pada level rendah. Sektor keuangan di indeks S&P (SPSY) naik 1,1%. Saham Apple (AAPL.O) naik 1,6% menjadi USD115,21, memimpin kenaikan di indeks S&P 500.

"Kami rebound dari aksi jual pada Jumat, meskipun investor menilai ada ketidakpastian sangat tinggi terkait pernyataan Fed," kata Wakil Presiden Senior di BB & T Wealth Management Bucky Hellwig, seperti dilansir dari Reuters, Selasa (22/9/2015).

Kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi di China memicu aksi jual tajam di pasar saham global dalam beberapa pekan terakhir dan komentar Fed tentang ekonomi global memperburuk kekhawatiran mereka.

Investor kini fokus pada pertemuan Fed berikutnya pada 27-28 Oktober, meskipun beberapa ekonom sekarang bertanya-tanya apakah Fed akan menaikkan suku di sisa tahun ini.

Sementara saham perusahaan biotek jatuh setelah calon presiden AS dari Partai Demokrat Hillary Clinton mengatakan, dia akan mengumumkan rencana menghentikan "penipuan harga" untuk obat khusus.

Saham Biogen (BIIB.O) turun 5,6% menjadi USD297,16 dan Gilead (GILD.O) turun 2,5% menjadi USD105,74. Sementara sektor kesehatan di indeks S&P (SPXGC) terkoreksi 1,4% dan sektor bioteks di indeks Nasdaq (NBI) merosot 4,4%.

Dow Jones Industrial Average ditutup naik 125,61 poin atau 0,77% ke 16.510,19; indeks S&P 500 naik 8,94 poin atau 0,46% ke 1.966,97 dan Nasdaq Composite bertambah 1,73 poin atau 0,04% ke 4.828,96.

Sekitar 6,5 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, di bawah rata-rata harian selama 20 hari perdagangan terakhir sebanyak 8,3 miliar saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
China Desak BRICS Berani...
China Desak BRICS Berani Melawan Barat: Akses Mineral Strategis Bakal Dikunci
1 jam yang lalu
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
9 jam yang lalu
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
9 jam yang lalu
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
9 jam yang lalu
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
9 jam yang lalu
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
9 jam yang lalu
Infografis
Jurusan yang Lulusannya...
Jurusan yang Lulusannya Banyak Dibutuhkan Kementerian Keuangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved