ADB Kembali Koreksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Selasa, 22 September 2015 - 14:32 WIB
ADB Kembali Koreksi...
ADB Kembali Koreksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
A A A
JAKARTA - Bank Pembangunan Asia atau Asian Development Bank (ADB) kembali mengoreksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2015 menjadi 4,9% dari semula sebesar 5%.

Deputy Country Director ADB Edimon Ginting mengatakan, revisi ke bawah tersebut disebabkan kondisi eksternal dan internal. Dia menjelaskan, faktor eksternal karena ekonomi global yang cenderung belum stabil.

Sementara faktor internal dipengaruhi oleh tertundanya sejumlah proyek infrastruktur pemerintah. Pasalnya, belanja infrastruktur saat ini baru teralisasi sekitar 10% dari target sebesar 85%.

"Tahun 2015 anggaran infrstruktur baru 10% yang direalisasikan di semester I/2015. Kalau seandainya 80%-85% terealiasi maka bisa mendorong pertumbuhan yang besar di semester II 2015," kata Edimon saat acara Asian Development Outlook 2015 Update di Jakarta, Selasa (22/9/2015).

Dari sisi ekspor, dia menambahkan, kondisi global masih sulit, sehingga ekspor tidak bisa di-cover dengan cepat. Karena itu, jika Indonesia ingin mencapai target pertumbuhan ekonomi 4,9% diharapkan tidak ada lagi penundaan untuk merealisasikan anggaran pemerintah.

"Selain itu, pemerintah harus lakukan reform, di mana harus membuat kepercayaan kepada investor agar dapat menstabilkan situasi di Indonesia," tandas dia.

Sekadar informasi, ADB pada awal Juli lalu juga sudah merevisi turun proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia dari 5,2% menjadi 5%. (Baca: ADB Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Asia)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Proyeksi ADB: Perdana...
Proyeksi ADB: Perdana dalam 3 Dekade, Pertumbuhan Asia Bakal Melewati China
Dapat Angin Segar dari...
Dapat Angin Segar dari China, ADB Ramal Negara Berkembang Asia Mengakhiri 2023 Lebih Cerah
Proyeksi Pertumbuhan...
Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi RI Kembali Dipangkas
Simak! Ramalan Ekonomi...
Simak! Ramalan Ekonomi RI Tahun 2021 dari Bank Terbesar di Asia
Ramalan ADB: Ekonomi...
Ramalan ADB: Ekonomi RI Tahun 2022 Tumbuh Positif 4,8%
ADB Revisi Proyeksi...
ADB Revisi Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2020 Menjadi Minus 2,2 Persen
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
4 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
5 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
5 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
6 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
6 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
6 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved