PDIP Kritik Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi

Kamis, 01 Oktober 2015 - 13:13 WIB
PDIP Kritik Paket Kebijakan...
PDIP Kritik Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR Rieke Diah Pitaloka mempertanyakan keefektifan dua paket kebijakan ekonomi yang telah digulirkan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Rieke menilai, tidak ada satupun paket ekonomi yang telah digulirkan tersebut menyentuh persoalan ketenagakerjaan secara utuh dan komprehensif. Bahkan, dia tak melihat keterkaitan antara kebijakan ekonomi, perindustrian dan perdagangan dengan ketenagakerjaan.

"Seolah semua investasi dalam industri dan perdagangan tak ada korelasi dengan tenaga kerja," kata Rieke dalam keterangan tertulis yang diterima Sindonews, Kamis (1/10/2015). (Baca: Ini Isi Paket Kebijakan Ekonomi September II Jokowi).

Lantas, politikus PDIP itu bertanya-tanya paket ekonomi yang digulirkan Presiden Jokowi untuk siapa? Untuk meningkatkan kehidupan ekonomi rakyat atau sekadar mengundang investasi dan menghasilkan keuntungan ekonomi bagi segelintir orang.

Lebih lanjut, Rieke menilai bahwa paket ekonomi yang dikeluarkan tidak ada hubungannya dengan Tri Layak seperti yang dijanjikan Jokowi saat Pilpres. Tri Layak yakni, kerja layak, upah layak dan hidup layak bagi rakyat pekerja.

"Tidak ada industri yang kuat tanpa pekerja yang kuat. Tidak ada pekerja yang kuat tanpa industri yang kuat," ujarnya.

Berdasarkan data yang dihimpun Rieke, sejumlah industri telah melakukan efisiensi, termasuk pengurangan jam kerja hingga PHK karyawan. Ada empat sektor yang paling banyak melakukan pemutusan kerja periode Januari hingga September 2015, yakni garmen sekitar 36.000 orang, sepatu sekitar 10.000 orang, elektronik 15.000 orang dan batubara 10.000 orang.

Sementara, data yang dilansir Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) menunjukkan total PHK Nasional sejumlah 79.425 orang.

Rieke menegaskan, bangsa ini membutuhkan kebijakan ekonomi yang melindungi dan memperkuat industri nasional, menciptakan lapangan kerja, serta melindungi dan memperkuat pekerja Indonesia.

"Apakah paket ekonomi yang diluncurkan sudah ciptakan penguatan industri nasional? Jangan sampai paket ekonomi justru ciptakan deindustrialisasi nasional yang lahirkan paket PHK," tegas dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menko Airlangga Beberkan...
Menko Airlangga Beberkan Arah Kebijakan Perekonomian Nasional
Keras! Ekonom Ini Sebut...
Keras! Ekonom Ini Sebut Kebijakan Ekonomi Pemerintah Bak 'Mengisi Ember Bocor
6 Kebijakan Baru di...
6 Kebijakan Baru di Tahun 2026: Dari Pajak, Pertanahan, hingga Transportasi
Pesan Erick Thohir:...
Pesan Erick Thohir: Jangan Karena Ganti Pemimpin, Kebijakannya Ganti Lagi
Perbandingan Kebijakan...
Perbandingan Kebijakan al-Sisi dan Mursi ketika Memimpin Mesir
Pengamat dari UNM Dukung...
Pengamat dari UNM Dukung Strategi Ekonomi Jokowi
Berita Terkini
SYAFIF 2026 di Banjarmasin,...
SYAFIF 2026 di Banjarmasin, Prudential Syariah Gencarkan Literasi Keuangan
17 menit yang lalu
Pasar Mulai Cemas, Mata...
Pasar Mulai Cemas, Mata Uang Rupee India Kehabisan Napas justru Saat Dolar AS Lemah
36 menit yang lalu
Cadangan Devisa Indonesia...
Cadangan Devisa Indonesia per Juni 2026 Naik jadi USD145,6 Miliar
1 jam yang lalu
Istana Sebut Tarif Listrik...
Istana Sebut Tarif Listrik Harusnya Naik, tapi Daya Beli Jadi Prioritas
2 jam yang lalu
Harga Emas Lebih Murah,...
Harga Emas Lebih Murah, Hari Ini Turun Rp15 Ribu jadi Rp2.655.000 per Gram
3 jam yang lalu
IHSG Kokoh di Zona Hijau,...
IHSG Kokoh di Zona Hijau, Hari Ini Dibuka Menguat ke 5.933
3 jam yang lalu
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved