Ini Harapan Bank Dunia pada Paket Kebijakan Ekonomi RI

Senin, 05 Oktober 2015 - 19:24 WIB
Ini Harapan Bank Dunia...
Ini Harapan Bank Dunia pada Paket Kebijakan Ekonomi RI
A A A
JAKARTA - Ekonom makro senior dan Manajemen Keuangan Bank Dunia Hans Anand Beck berharap, paket kebijakan ekonomi pemerintahan dan Bank Indonesia (BI), mampu memperbaiki fundamental ekonomi dalam negeri.

Selain itu, paket kebijakan yang fokus untuk membenahi investment dan mendorong ekspor juga diharapkan dapat menjadi stimulus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Apalagi, paket kebijakan ini dinilai bisa mengurangi angka pengangguran.

Untuk itu diharapakan tahun depan pengangguran akan menurun karena adanya investasi yang tumbuh di 2016. "Kita harus lihat pertama-pertama bahwa ide untuk membuat paket kebijakan yang berfokus pada investment sangatlah bagus. Bagus untuk pertumbuhan. Jadi kami masih looking forward soal paket kebijakan," ujarnya di Jakarta, Senin (5/10/2015).

Dia juga berharap, paket kebijakan pemerintah dapat menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia serta dapat mendorong ekspor.

"Dari paket yang sebelumnya saya rasa fokus-fokusnya sudah ditujukan pada sasaran yang tepat. Jadi dampaknya juga akan terlihat," tandasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Meski Ekonomi Global...
Meski Ekonomi Global Melambat, IMF Prediksi Ekonomi RI Tumbuh 5%
Kebijakan Dinilai Tepat,...
Kebijakan Dinilai Tepat, Ekonomi RI Optimistis Tumbuh 5,3%
Pulihkan Ekonomi, KSSK...
Pulihkan Ekonomi, KSSK Keluarkan Paket Kebijakan Terpadu
Membaca Ketahanan Ekonomi...
Membaca Ketahanan Ekonomi RI dalam Dinamika Global Kuartal III 2025
BLT, KUR, Bebas Pajak...
BLT, KUR, Bebas Pajak dan Insentif Properti Jadi Jurus Pemerintah Usai Ekonomi Melambat
Keras! Ekonom Ini Sebut...
Keras! Ekonom Ini Sebut Kebijakan Ekonomi Pemerintah Bak 'Mengisi Ember Bocor
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
3 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
4 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
4 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
5 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
5 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved