Pengusaha Minta SNI Minyak Goreng Kemasan Ditunda

Selasa, 13 Oktober 2015 - 15:21 WIB
Pengusaha Minta SNI...
Pengusaha Minta SNI Minyak Goreng Kemasan Ditunda
A A A
JAKARTA - Pengusaha minyak goreng yang tergabung dalam Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (Gimni) meminta agar pemerintah menunda peraturan mengenai kewajiban pencantuman Standar Nasional Indonesia (SNI) pada minyak goreng kemasan.

Regulasi itu tertuang di Peraturan Menteri Perindustrian No 35/2015 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Perindustrian No 87/2013 tentang Pemberlakuan Standar Nasional Indonesia (SNI) Minyak Goreng Sawit Secara Wajib diundangkan pada 26 Maret 2015.

Direktur Eksekutif Gimni Sahat M Sinaga meminta pemberlakukan ketentuan SNI terhadap minyak goreng kemasan tersebut ditunda hingga 2016. Sebab, masih banyak merek dagang minyak goreng kemasan yang belum terdaftar.

"Minyak kemasan kita minta ditunda sampai 2016. Karena kesiapan di lapangan itu kurang. Kalau dipaksakan akan jadi masalah," katanya usai bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (13/10/2015).

Dia juga meminta pemerintah agar dapat menindaklanjuti persoalan minyak goreng curah yang masih kerap digunakan kembali untuk produk makanan. Padahal, minyak goreng curah berbahaya untuk kesehatan.

"Dalam kenyataan (minyak goreng curah) dipakai dan di re-use untuk makanan. Padahal itu sangat berbahaya. Maka, kita sampaikan ke Presiden untuk ditindaklanjuti dengan penelitian. Menurut kami sebagai orang yang tahu dengan minyak itu sangat berbahaya," tandas Sahat.

(Baca: Pengusaha Migor Minta Tarif Pungutan CPO Fund Dikurangi
)
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tak Keberatan, Pengusaha...
Tak Keberatan, Pengusaha Sebut Label SNI Jadi Jaminan Mutu Masker
Jamin Mutu Produk Industri,...
Jamin Mutu Produk Industri, Kemenperin Tingkatkan Penerapan SNI
Dukung SNI Produk Elektronika,...
Dukung SNI Produk Elektronika, Kemenperin Siapkan Lab Uji Modern
Mendag Zulhas: Produk...
Mendag Zulhas: Produk Tak Penuhi SNI Bisa Matikan Industri
Penyerahan Sertifikat...
Penyerahan Sertifikat SNI 8152:2015 kepada Tiga Pasar Rakyat
Langgar Aturan, 2,5...
Langgar Aturan, 2,5 Ton Garam Himalaya dan Ribuan Botol Minol Dimusnahkan
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
9 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
10 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
11 jam yang lalu
Infografis
NASA Minta Penduduk...
NASA Minta Penduduk Bumi Siaga 1, Kondisi Alam Semesta Tak Stabil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved