Bangun PLTS di RI Mahal karena Solar Cell Impor

Kamis, 15 Oktober 2015 - 11:40 WIB
Bangun PLTS di RI Mahal...
Bangun PLTS di RI Mahal karena Solar Cell Impor
A A A
PURWAKARTA - Direktur Utama PT Pembangkit Jawa Bali (PJB) Muljo Adji mengungkapkan, saat ini membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Indonesia masih mahal.

Untuk PLTS Cirata yang hari ini diresmikan saja, anak usaha PT PLN (Persero) ini harus menggelontorkan dana sekitar Rp28 miliar.

Dia mengatakan, pembangunan PLTS di Indonesia masih mahal lantaran saat ini Indonesia belum bisa menghasilkan solar cell. Selama ini, bahan baku yang digunakan untuk PLTS tersebut masih diimpor.

"Kecenderungan pembangunan PLTS di luar negeri menurun. Tapi PLTS di Indonesia mahal karena solar cell masih impor," katanya di PLTA Cirata, Purwakarta, Kamis (15/10/2015).

Untuk itu, pihaknya menginginkan agar di Indonesia dapat dibangun pabrik solar cell. PJB pun siap bekerja sama dengan pabrikan manapun untuk merealisasikan pabrik solar cell tersebut.‎

"Ada beberapa yang menyampaikan kesediaannya, tapi ada syaratnya. Di sini, posisi PJB tidak bisa sendiri, harus didukung policy pemerintah," imbuh dia.

Menurutnya, jika pemerintah bercita-cita membangun banyak PLTS di Indonesia maka pemerintah harus mengeluarkan kebijakan dan berbagai insentif lain untuk pembangunan pabrik solar cell di Tanah Air.

"‎Kalau kita di Indonesia sudah memiliki pabrik solar cell, harganya lebih murah. Sekarang kita harganya USD8-USD9 sen/kwh, nanti bisa USD5-USD6 sen. Bayangkan kalau kita sudah bisa membangun sollar cell dengan harga murah, sepanjang tahun selalu ada," tutur dia.

Baca:

PLN Resmikan Pengoperasian PLTS Cirata

PJB Gandeng Qatar Bangun PLTG di Sumut
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tarik Investasi PLTS...
Tarik Investasi PLTS Atap, Pemerintah Selaraskan Regulasi
PLTS Untuk Energi Bersih
PLTS Untuk Energi Bersih
PLTS Atap Mulai Dibangun,...
PLTS Atap Mulai Dibangun, PLN Kantongi Izin 5.746 MW hingga 2028
Pemanfaatan PLTS Atap...
Pemanfaatan PLTS Atap untuk Mengurangi Emisi Karbon
Dorong Energi Bersih,...
Dorong Energi Bersih, ABCPI Pasang PLTS Atap di Pabrik Karawang
Makin Diminati, Jumlah...
Makin Diminati, Jumlah Pelanggan PLTS Atap Naik 1.000%
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
1 jam yang lalu
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
1 jam yang lalu
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
2 jam yang lalu
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
2 jam yang lalu
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved