Sinergi dengan BUMD Bali, SMS Kembangkan Energi Surya
Senin, 18 Juli 2022 - 05:30 WIB
loading...
Ilustrasi energi surya. FOTO/ANTARA
A
A
A
JAKARTA - PT. Supraco Multi Sarana (SMS) berkolaborasi dengan BUMD di Bali yang bergerak dalam bisnis Energi Terbarukan , yakni PD. Bhukti Mukti Bhakti Kabupaten Bangli (BMB) mengembangkan energi surya. Keduanya bersinergi menggarap pemanfaatan energi surya di Bangli.
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) tersebut akan digunakan di sejumlah sektor, yakni pertanian, perikanan, pariwisata, kantor perangkat desa, penerangan jalan umum tenaga surya (PJU TS), dan infrastruktur kendaraan listrik seperti charging station atau stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga PLTS Terapung.
"Kami optimis kolaborasi tersebut akan sukses dan mendorong para pelaku bisnis lainnya untuk beralih ke energi surya sejalan dengan anjuran dari pemerintah pusat," ujar komisaris SMS Sofwan Farisyi saat penandatanganan kerja sama, di Jakarta, baru-baru ini.
Baca Juga: Bertemu PM Inggris, Jokowi Sepakat Perkuat Kerja Sama Energi Terbarukan
Menurut dia pengenmbangan energi terbarukan mendukung pemerintah mewujudkan transisi energi. "Kami memiliki Solargaes yang menyasar para milenial supaya beralih ke energi surya," ujar Sofwan.
Pada kesempatan yang sama, Direktur BMB Alit Putra mengatakan menegaskan komitmen BMB selama ini dalam mendukung percepatan pengembangan energi terbarukan di Provinsi Bali dengan kiprahnya dalam pengelolaan PLTS 1 MWp Bangli yang sudah ber-PJBL (Perjanjian Jual Beli Listrik) selama 20 tahun dengan PT. PLN (Persero) UID Bali sejak 2017 serta pelatihan dan sertifikasi Kompetensi untuk menciptakan SDM yang kompeten di bidang energi terbarukan, juga sebagai tempat studi banding khususnya bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan institusi pendidikan baik lokal maupun nasional serta organisasi internasional.
Baca Juga: Alokasikan Capex 14%, Investasi Pertamina Dukung Transisi Energi Terbesar di Dunia
Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) tersebut akan digunakan di sejumlah sektor, yakni pertanian, perikanan, pariwisata, kantor perangkat desa, penerangan jalan umum tenaga surya (PJU TS), dan infrastruktur kendaraan listrik seperti charging station atau stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) hingga PLTS Terapung.
"Kami optimis kolaborasi tersebut akan sukses dan mendorong para pelaku bisnis lainnya untuk beralih ke energi surya sejalan dengan anjuran dari pemerintah pusat," ujar komisaris SMS Sofwan Farisyi saat penandatanganan kerja sama, di Jakarta, baru-baru ini.
Baca Juga: Bertemu PM Inggris, Jokowi Sepakat Perkuat Kerja Sama Energi Terbarukan
Menurut dia pengenmbangan energi terbarukan mendukung pemerintah mewujudkan transisi energi. "Kami memiliki Solargaes yang menyasar para milenial supaya beralih ke energi surya," ujar Sofwan.
Pada kesempatan yang sama, Direktur BMB Alit Putra mengatakan menegaskan komitmen BMB selama ini dalam mendukung percepatan pengembangan energi terbarukan di Provinsi Bali dengan kiprahnya dalam pengelolaan PLTS 1 MWp Bangli yang sudah ber-PJBL (Perjanjian Jual Beli Listrik) selama 20 tahun dengan PT. PLN (Persero) UID Bali sejak 2017 serta pelatihan dan sertifikasi Kompetensi untuk menciptakan SDM yang kompeten di bidang energi terbarukan, juga sebagai tempat studi banding khususnya bagi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan institusi pendidikan baik lokal maupun nasional serta organisasi internasional.
Baca Juga: Alokasikan Capex 14%, Investasi Pertamina Dukung Transisi Energi Terbesar di Dunia
Lihat Juga :