Wall Street Menguat Didukung Saham General Electric

Sabtu, 17 Oktober 2015 - 10:49 WIB
Wall Street Menguat...
Wall Street Menguat Didukung Saham General Electric
A A A
NEW YORK - Indeks saham di Wall Street pada perdagangan Jumat waktu setempat berakhir menguat didukung melonjaknya saham General Electric dan optimisnya data sentimen konsumen.

Indeks S&P 500 menguat selama tiga pekan beruntun, terpanjang sejak Mei dan memperpanjang rebound dari aksi jual pasar pada Agustus.

Saham General Electric (GE.N) naik 3,4% menjadi USD29,98, berada pada level tertinggi dalam tujuh tahun, setelah perusahaan melaporkan laba yang lebih baik dari perkiraan. Saham itu, salah satu pendorong kenaikan di indeks S&P 500 dan Dow Jones.

Sementara saham Mattel (MAT.O) melonjak 6% menjadi USD23,89 dan membukukan persentase terbesar di indeks S&P 500, bahkan setelah penjualan meleset dari estimasi.

Adapun data sentimen konsumen mendorong kenaikan. Indeks sentimen konsumen oleh University of Michigan rebound kuat pada awal Oktober, menunjukkan bahwa pemulihan ekonomi sesuai dengan jalurnya.

"Jika indeks S&P bisa bertahan di atas 2.000, akan menjadi hal yang baik. Kami berada di bagian yang lebih baik pada tahun ini," kata Manajer Portofolio di Kingsview Asset Management Paul Nolte, seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (17/10/2015).

Dow Jones Industrial Average naik 74,22 poin atau 0,43% ke 17.215,97; indeks S&P 500 naik 9,25 poin atau 0,46% ke 2.033,11 dan Nasdaq Composite bertambah 16,59 poin atau 0,34% ke 4.886,69.

Menurut data Thomson Reuters, sekitar 6,6 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, dibandingkan dengan rata-rata harian selama 20 hari perdagangan terakhir sebanyak 7,5 miliar saham.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
29 menit yang lalu
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
3 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
9 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
10 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
10 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
11 jam yang lalu
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved