Ekonomi Lesu, PLN Ungkap Ada Perusahaan Baja Tutup Pabrik

Jum'at, 23 Oktober 2015 - 04:29 WIB
Ekonomi Lesu, PLN Ungkap...
Ekonomi Lesu, PLN Ungkap Ada Perusahaan Baja Tutup Pabrik
A A A
JAKARTA - PT PLN Disjaya (Persero) mengungkapkan, ada perusahaan industri baja di Jakarta yang merupakan pelanggan tutup pabrik lantaran tertekan pelemahan ekonomi. Hal tersebut disampaikan General Manager PT PLN Disjaya (Persero) Syamsul Huda.

"Penggunaan dari industri yang jadi pelanggan besar kita menurun. Ada yang menurunkan daya, ada yang keluar jadi pelanggan PLN karena pabriknya tutup," ujarnya di Kepulauan Seribu, Jakarta, Kamis (22/10/2015).

Menurut Syamsul, industri baja sangat terpukul dengan adanya pelemahan ekonomi secara global. Hal yang sama juga terjadi pada tahun lalu. "Industri baja memang sangat terpukul dengan adanya pelemahan ekonomi global," ucapnya.

Dia menambahkan, lesunya perekonomian berdampak pada turunnya target peningkatan pendapatan pada tahun ini menjadi 4%. "Fantastis kita diajak lari meningkatkan penjualan, target awal 8,8%. Saat ini realisasi tidak tumbuh, kita ubah jadi 4% hingga akhir tahun," tandasnya.

Baca juga:

Ini Dua Paket Kebijakan Ekonomi Jilid V

Revaluasi Aset, Rizal Pede Kebijakan Jilid V Bikin Ekonomi RI Tumbuh di Atas 6%

Pemerintah Beri Diskon Pajak Bervariasi

Rizal Ramli: BUMN Bodoh Jika Tak Revaluasi Aset
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan...
PT GRP Tbk Jadi Pelanggan Terbesar PLN
KRAS Siap Penuhi Permintaan...
KRAS Siap Penuhi Permintaan Baja Nasional
Krakatau Steel Selundupkan...
Krakatau Steel Selundupkan Baja China Disebut Cuma Rumor, Anggota Dewan Bebas Bersuara
Dari Banten untuk Indonesia:...
Dari Banten untuk Indonesia: Krakatau Steel dan Hebei Perkuat Ekosistem Baja Nasional
Soal Investigasi Impor...
Soal Investigasi Impor Baja, Legislator Minta Tidak Sepihak
Menjaga Peran Besar...
Menjaga Peran Besar Industri Besi dan Baja Nasional dalam Neraca Dagang
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
5 jam yang lalu
Infografis
Pabrik Baja Azovstal...
Pabrik Baja Azovstal di Mariupol Terus Digempur Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved