BKPM: Freeport Tak Masuk List Pertemuan Tatap Muka di AS

Jum'at, 23 Oktober 2015 - 17:17 WIB
BKPM: Freeport Tak Masuk...
BKPM: Freeport Tak Masuk List Pertemuan Tatap Muka di AS
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama beberapa menteri kabinet kerja akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat (AS) pada 25-29 Oktober 2015.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani masuk dalam daftar rombongan. Franky dijadwalkan akan melakukan pertemuan tatap muka dengan beberapa pengusaha AS, dalam rangka menggaet investasi masuk ke Tanah Air.

Selain itu, ada pula kegiatan investment summit yang akan diselenggarakan pada 26 Oktober 2015 di Washington DC, AS.

‎Namun, dia menegaskan, PT Freeport Indonesia tidak masuk dalam daftar pengusaha yang akan melakukan pertemuan tatap muka (one on one meeting) dengannya di AS.

"‎Dalam list saya enggak ada one on one meeting dengan Freeport," katanya saat media gathering di Gedung BKPM, Jakarta, Jumat (23/10/2015).

Menurutnya, beberapa perusahaan yang masuk daftar one on one meeting dengannya berasal dari sektor farmasi, makanan dan minuman, serta manufaktur. Sementara investment summit diperkirakan akan dihadiri 150 pengusaha asal AS.

"‎Karena jadwal harus membagi waktu antara mendampingi Presiden, dan berforum investment summit yang akan dihadiri 150 lebih pengusaha. Pembicaranya dari beberapa menteri, termasuk beberapa perusahaan AS yang sudah beroperasi di Indonesia," tandas Franky.

Baca Juga:

Roadshow ke AS, BKPM Siap Keluarkan Izin Prinsip di Tempat
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Emas Freeport Sebentar...
Emas Freeport Sebentar Lagi Habis, Bahlil Kasih Peringatan
Syarat Perpanjang Kontrak,...
Syarat Perpanjang Kontrak, Freeport Wajib Bangun Smelter di Papua
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
Singapura Sumber Investasi...
Singapura Sumber Investasi Asing Terbanyak di Indonesia
Festival Lestari Bisa...
Festival Lestari Bisa Genjot Investasi di Indonesia
Tingkatkan Investasi...
Tingkatkan Investasi Lewat Kesepakatan Dagang Indonesia-Australia
Berita Terkini
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 Lagi, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Masih Kuat
20 menit yang lalu
Bagaimana Kebijakan...
Bagaimana Kebijakan Bank Sentral Berpengaruh terhadap Pasar Mata Uang?
55 menit yang lalu
OBATApps dan Dami Sariwana...
OBATApps dan Dami Sariwana Perkuat Kompetensi Mahasiswa Farmasi
1 jam yang lalu
Kemnaker Wajibkan Perusahaan...
Kemnaker Wajibkan Perusahaan Mitra MagangHub 2026 Terdaftar di WLKP
1 jam yang lalu
Bittime Sambut Roadmap...
Bittime Sambut Roadmap IAKD OJK, Langkah Strategis Perkuat Industri Aset Digital
1 jam yang lalu
B50 Bawa RI Tak Lagi...
B50 Bawa RI Tak Lagi Impor Solar, Prabowo Klaim Hemat Devisa Rp170 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
34 PTS yang Masuk THE...
34 PTS yang Masuk THE Sustainability Impact Ratings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved