Kemendag Minta Satgas Dwelling Time Lakukan Post Audit

Senin, 26 Oktober 2015 - 14:39 WIB
Kemendag Minta Satgas...
Kemendag Minta Satgas Dwelling Time Lakukan Post Audit
A A A
JAKARTA - Ketua Satuan Tugas Dwelling Time Agung Koeswandono menyatakan telah diminta Kementerian Perdagangan (Kemendag) melakukan post audit terkait perdagangan bebas yang masuk ke Pelabuhan Tanjung Priok.

Meski demikian, dia mengatakan, hal tersebut tak bisa serta merta dilakukan karena satuan petugas (satgas) atau waktu bongkar muat atau dwelling time kebanyakan bekerja di lapangan dan belum tentu bisa sering melakukan post audit meskipun pelabelannya sendiri tidak bisa dikesampingkan karena merupakan arahan dari Kementerian Perdagangan.

Sekadar infromasi, satgas dwellling time akan membuka pos di Cikarang Dry Port sebagai lokasi pelabelan merek dagang. Pos ini diharapkan bisa mengalihkan beban waktu pelabelan merek dagang barang impor ke Cikarang Dry Port dari sebelumnya di Tempat Penimbunan Sementara (TPS) Tanjung Priok.

"Jadi pelabelan ini ‎dalam waktu dekat. Labeling ini tentunya tidak bisa kita kesampingkan begiu saja karena ini aturan dari Mendag. Mendag bilang kami akan post audit. Tapi kita orang lapangan dan kita jelaskan bahwa post audit tidak mudah dipraktekan," kata Agung di Jakarta, Senin (26/10/2015).

Agung mengatakan, karena mereka tidak bisa setiap saat mengawasi maka dalam mekanisme kerjanya, jika ada barang masuk beredar bebas, mereka harus masuk ke tempat khusus, di mana barang berada dalam pengawasan Bea Cukai.

"Nah, itu ada Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB) tapi masih diawasi Bea Cukai, yang diserahkan ke teman-teman (Kementerian) Perdagangan. Di tempat CDP (Cikarang Dry Port) inilah nanti akan dilakukan proses labelisasi," katanya.

Agung menambahkan, target pelaksanaan labeling ini pada akhir tahun. Saat ini, tim dari Bea Cukai dan Kementerian Perdagangan masih melakukan perundingan untuk mencapai kesepakatan dan penyelesaian.

"Akhir tahun kita targetkan selesai. Saat ini, teman-teman Bea Cukai dan Mendag masih nego," pungkasnya. (Baca: CDP Kurangi Waktu Inap Barang di Pelabuhan)
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekan Dwelling Time,...
Tekan Dwelling Time, Aptesindo Dorong Konsistensi Penerapan Aturan
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Pakai Sistem NLE, Biaya...
Pakai Sistem NLE, Biaya Logistik Lebih Efisien dan Tekan Dwelling Time
Usut Dugaan Korupsi...
Usut Dugaan Korupsi Gerobak Kemendag, Polri Analisa Transaksi Keuangan
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
36 menit yang lalu
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
1 jam yang lalu
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1 jam yang lalu
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
1 jam yang lalu
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
10 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
11 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved