Terkait Masalah SNI, Kemendag Bantah Razia Toko

Sabtu, 31 Oktober 2015 - 20:54 WIB
Terkait Masalah SNI,...
Terkait Masalah SNI, Kemendag Bantah Razia Toko
A A A
JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengutuk oknum para penyebar informasi mengenai razia yang akan dilakukan pemerintah dan kepolisian terkait keberadaan produk-produk yang tidak memiliki Standar Nasional Indonesia (SNI).

Dirjen Standarisasi dan Perlindungan Konsumen (SPK) Widodo mengatakan, pemerintah dan kepolisian tidak membenarkan mengenai kabar akan dilaksanakan razia produk tidak ber-SNI di beberapa pusat toko besar di Jakarta termasuk di kawasan Mangga Dua, Jakarta Pusat. (Baca: Pengusaha Retailer di Jakarta Boikot Tutup Toko)

"Dalam kesempatan ini saya ingin menyampaikan statement pak menteri bahwa Mendag mengutuk oknum rumor akan razia pedagang, Pak Tom mengutuk rumor soal razia ke sentra pedagang," kata Widodo di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Jumat (30/10/2015).

Widodo menyebutkan, pemerintah dan kepolisian tidak akan melakukan razia, akan tetapi hanya melakukan sosialisasi peningkatan pemahaman kepada para pedagang mengenai produk SNI dengan tujuan untuk meningkatkan perlindungan konsumen.

"Kesimpulan di sidang kabinet soal pemberantasan impor ilegal yaitu impor ilegal dicegah di pelabuhan, kalau sudah lolos akan tersebar dan akan tercampur, pengecer akan waspada untuk barang memenuhi persyaratan utama, pengecer yang dagang tidak diberlakukan SNI saat menerima barang harus meminta surat-surat SNI," tambahnya.

Oleh karena itu, kata Widodo, Kementerian Perdagangan mengutuk para oknum penyebar berita mengenai razia produk-produk tidak ber-SNI.

"Karena, oknum yang menyebar razia, mengakibatkan dampak negatif ke sektor perekonomian, arus lalu lintas barang terganggu, karena toko tutup dan karyawan di rumahkan. Jadi tidak ada instruksi sweeping di pengecer, tetapi yang ada menjaga di pelabuhan," tutupnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
K3Mart Raih Penghargaan...
K3Mart Raih Penghargaan Best Leading Retail Innovation of the Year
Makeover Massal, 7-Eleven...
Makeover Massal, 7-Eleven Resmi Tutup 600 Toko Tahun Ini
Peritel Ingin ‘Gas-Rem’...
Peritel Ingin ‘Gas-Rem’ Diatur Secara Bijak
Matahari Masih Bersinar...
Matahari Masih 'Bersinar' Saat Pandemi, Gerai Ketiga Tahun Ini Diresmikan
Anniversary Sale dan...
Anniversary Sale dan Undian, Hari Jadi Watsons ke-14 Bertabur Hadiah
Tingkatkan Kinerja,...
Tingkatkan Kinerja, Ritel Rumah Tangga Ini Terus Berinovasi
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
4 jam yang lalu
Infografis
Roket Milik Elon Musk...
Roket Milik Elon Musk Kembali Bikin Masalah bagi Penduduk Bumi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved