Euro Menderita, Rupiah Berakhir Perkasa

Rabu, 04 November 2015 - 16:48 WIB
Euro Menderita, Rupiah...
Euro Menderita, Rupiah Berakhir Perkasa
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini berakhir perkasa, di tengah menderitanya euro.

Rupiah berdasarkan data Bloomberg pada level Rp13.548/USD. Posisi ini positif 15 poin dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.563/USD.

Rupiah berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas berada pada level Rp13.530/USD. Posisi ini membaik 33 poin dibanding posisi sebelumnya di level Rp13.583/USD.

Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah pada Rp13.515/USD, dengan kisaran harian Rp13.435-Rp13.654/USD. Posisi tersebut menguat 14 poin dibanding posisi kemarin di Rp13.539/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI pada level Rp13.461/USD, terapresiasi 133 poin dari posisi kemarin di Rp13.594/USD.

Sementara USD beringsut menuju level tertinggi 2,5 bulan terhadap sekeranjang mata uang pada Rabu didukung muncul kembali ekspektasi kenaikan suku bunga Amerika serikat (AS) dan membaiknya pertumbuhan secara global, yang telah mendorong kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS pada pekan ini.

Euro menderita karena Bank Sentral Eropa (ECB) mengirim pesan yang kuat pada bulan lalu mengenai prospek pemangkasan suku bunga dan pelonggaran moneter lainnya.

Dikutip dari Reuters, euro telah merosot 0,3% ke 1,0929/USD. Terhadap enam rival utama, USD terakhir berada di 97,447, naik sekitar 0,3% dan menuju ke level tertinggi 2,5 bulan di 97,818, yang dicapai pada pekan lalu.

Naiknya USD karena menjelang data tenaga kerja Amerika Serikat (AS) yang akan dirilis akhir pekan ini. Data tersebut dapat memberi petunjuk apakah Teh Fed akan menaikkan suku bunga pada Desember 2015 atau tahun depan. Sedangkan terhadap yen, USD naik sekitar 0,2% menjadi 121,23, menarik diri dari level rendah di 120,60 pada Selasa.

Baca:

Rupiah dan IHSG Siang Ini Sama-sama Melejit

USD Menguat Tipis, Rupiah Dibuka Tumbang
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
1 jam yang lalu
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
7 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
7 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
7 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
9 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
9 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved