Industri Dalam Negeri Dukung Proyek Listrik

Rabu, 11 November 2015 - 14:32 WIB
Industri Dalam Negeri...
Industri Dalam Negeri Dukung Proyek Listrik
A A A
JAKARTA - Menteri Perindustrian Saleh Husin mengatakan, industri dalam negeri akan mendukung proyek transmisi listrik 46.000 kilometer (KM), demi mempercepat realisasi proyek listrik 35.000 megawatt (MW).

"Industri dalam negeri, mulai dari industri bahan baku, manufaktur dan industri pendukung lainnya akan menjadi pelaksana rencana pembangunan ini dalam rangka mencapai kemandirian nasional," kata dia di Ritz Carlton Mega Kuningan, Jakarta, Rabu (11/11/2015)

Saat ini, dia menambahkan, Kementerian Perindustrian telah memberikan ketentuan mengenai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan melalui Peratutan Menteri Perindustrian Nomor 54 tahun 2012 tentang Pedoman Penggunaan Produk Dalam Negeri untuk Pembangunan Infrastruktur Ketenagalistrikan.

"Melalui peraturan ini, pemerintah ingin menyediakan pangsa pasar untuk produsen mesin peralatan listrik dalam negeri. Indonesia memiliki kemampuan dan kapasitas yang memadai untuk mendukung program pembangunan tower transmisi 46.000 KM," tutur dia.

Industri-industri dalam negeri, yang tergabung dalam Asosiasi Pabrikan Tower Indonesia (Aspatindo), Asosiasi Pabrik Kabel Listrik Indonesia (Apkabel) dan Indonesian Iron & Stell Industry Association (IISIA) telah menyatakan komitmen kesanggupan dalam mendukung program pemerintah tersebut.

"Karena itu, Kementerian Perindustrian berharap dan berupaya agar seluruh pemangku kepentingan pada program tower transmisi ini dapat mengoptimalkan kemampuan industri dalam negeri. Hal ini penting dalam rangka meningkatkan kompetensi dan kesejahteraan Indonesia," pungkasnya.
(rna)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Inovatif dalam Teknologi,...
Inovatif dalam Teknologi, 11 Perusahaan Raih Penghargaan Rintek
Menperin Turun Langsung...
Menperin Turun Langsung Pantau Penerapan Protokol Kesehatan di Pabrik Makanan Ini
Gelar Inovasi Produk...
Gelar Inovasi Produk dan Kompetisi Barista: Kemenperin Perkenalkan Susu Kacang Mede Lokal Pertama di Indonesia
Kemenperin Buka 971...
Kemenperin Buka 971 Formasi CPNS, Dari Tenaga Teknis hingga Kesehatan
Pabrik Gelis Launching,...
Pabrik Gelis Launching, Wujud Pengembangan Kendaraan Listrik Oleh Pelaku Usaha
Harga Gas Diusulkan...
Harga Gas Diusulkan Naik di Atas USD6 per MMBTU
Berita Terkini
Tiket Pesawat Kelas...
Tiket Pesawat Kelas Ekonomi Bebas PPN hingga 5 Juli 2026, Ayo Liburan!
1 jam yang lalu
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
1 jam yang lalu
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
1 jam yang lalu
Tanda Tangani PKB 2026,...
Tanda Tangani PKB 2026, Menaker Titip 3 Agenda Strategis ke Jasa Raharja
1 jam yang lalu
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
2 jam yang lalu
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
2 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved