Waduk Logung Ditarget Rampung Lebih Cepat Desember 2017

Rabu, 11 November 2015 - 21:23 WIB
Waduk Logung Ditarget...
Waduk Logung Ditarget Rampung Lebih Cepat Desember 2017
A A A
JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan Waduk Logung di Kudus, Jawa Tengah, bisa selesai satu tahun lebih cepat dari yang dijadwalkan.

Menteri PUPR, Basuki Hadimoeljono mengatakan, progress pembangunan proyek saat ini sudah mencapai 13,54% atau lebih cepat dari rencana semula 10,47%.

“Kami optimistis proyek ini akan bisa diselesaikan lebih cepat berdasarkan target yang kami tetapkan dari laporan yang saya terima. Semula kita menargetkan pembangunan waduk ini bisa selesai Desember 2018. Namun sepertinya bisa lebih cepat setahun lebih awal Desember 2017,” ujarnya, dalam keterangan resmi, Rabu (11/11/2015).

Kepala Satuan Kerja Waduk Logung Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juwana, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Duki Malindo mengatakan, capaian pembangunan yang melebihi target lebih awal tersebut, meliputi semua sisi pekerjaan.

“Mulai dari pekerjaan saluran, galian bendung utama, serta pembangunan jalan akses proyek. Kami juga membangun akses kerja yang dibeton sehingga meski dalam kondisi hujan, pekerjaan tetap bisa dilakukan,” paparnya.

Menurut Duki, dalam upaya mendukung percepatan proyek dari APBN senilai Rp600 miliar, dilakukan dengan sistem dua shift. Dari sisi pembebasan lahan, relatif tak ada hambatan berarti, sebab lahan proyek seluas 190 hektare (ha) sebagian besar didominasi lahan tidur atau lahan garapan yang berada di dua desa pada dua kecamatan di Kabupaten Kudus.

“Saat ini jumlah lahan yang telah dibebaskan sudah mencapai 112 ha. Dari jumlah tersebut, termasuk di antaranya 12,6 ha lahan milik PT Perhutani, sedangkan sisanya 35 ha merupakan hutan area irigasi,” terangnya.

Dia optimistis, penyelesaian proyek bisa berlangsung cepat sebab hambatan teknis dan sosial proyek relatif bisa diprediksi dan diatasi dengan percepatan penyelesaian waduk. Manfaat waduk dengan tipe urugan inti tegak tersebut akan mampu mengairi sawah dari semula 2.200 ha menjadi seluas 5.296 ha. Sumber air baku mencapai 200 liter per detik.

Waduk ini diharapkan bisa mengurangi banjir hingga 25% dan mampu menyedot pariwisata domestik. Di sisi lain, ada potensi pembangkit listrik mikro hidro sebesar 0,5 megawatt.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ibu-ibu Teriak Histeris...
Ibu-ibu Teriak Histeris di Jalan, Hadang Petugas Pengukuran Lahan Waduk Lambo
Menteri Basuki Bongkar...
Menteri Basuki Bongkar Alasan Bangun Banyak Bendungan
Awas! 5 Pintu Air di...
Awas! 5 Pintu Air di Waduk PLTA Koto Panjang Riau Dibuka
5 Fakta Latar Belakang...
5 Fakta Latar Belakang Konflik Sungai Nil Mesir Vs Ethiopia
9 Bendungan Terbesar...
9 Bendungan Terbesar di Dunia, Mayoritas di China dan India
Jokowi Resmikan Waduk...
Jokowi Resmikan Waduk Sadawarna, Habiskan Anggaran Rp2,06 Triliun
Berita Terkini
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
12 menit yang lalu
Lindungi Konsumen, Pakar...
Lindungi Konsumen, Pakar UI Ingatkan Dampak Paparan BPA Galon Guna Ulang
39 menit yang lalu
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
52 menit yang lalu
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
1 jam yang lalu
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
1 jam yang lalu
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
3 jam yang lalu
Infografis
Klasemen Medali SEA...
Klasemen Medali SEA Games 2025 (Senin 15 Desember Pukul 14.00 WIB)
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved