Rizal Ramli Ingin Ubah Skema Kontrak Migas

Kamis, 19 November 2015 - 13:50 WIB
Rizal Ramli Ingin Ubah...
Rizal Ramli Ingin Ubah Skema Kontrak Migas
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Rizal Ramli berkeinginan mengubah skema kontrak minyak dan gas (migas) di Indonesia, yang selama ini dilakukan dengan skema perjanjian bagi hasil (Production Sharing Arrangement/PSA).

Menurutnya, hal tersebut akan diajukan dalam revisi Undang-Undang (UU) Migas yang saat ini masih dalam rancangan. Di mana, perubahannya adalah PSA tidak menjadi satu-satunya alat dalam kontrak migas di Tanah Air.

Pasalnya, skema PSA dinilai tidak masuk akal lantaran cost recovery yang terus naik padahal produksi turun. "‎Dalam praktiknya, PSA itu cost recovery-nya naik terus kan enggak masuk akal. Production turun tapi cost recovery naik lebih dari dua kali. Kalau production turun, let say cost recovery tetap atau naik satu kali saya masih tutup mata," katanya di Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (19/11/2015).

Dia menerangkan, selama ini SKK Migas tidak mampu memberikan data cost recovery yang benar dalam setiap kegiatan eksplorasi migas. ‎Padahal, jika ingin dikatakan bahwa pengelolaan migas di Tanah Air transparan, maka data-data terkait cost recovery seharusnya bisa mudah didapat.

"Sebab itu, dalam rencana perubahan UU Migas, kita harus bahas bahwa PSA bukan satu-satunya cara. Banyak negara di Timur Tengah, ada asingnya, pengusaha minoritas, mayoritasnya negara. Aramco contohnya. Dan lebih baik dari PSA," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Revisi UU Migas, BPH...
Revisi UU Migas, BPH Migas Optimistis Tidak Dibubarkan
Perkuat Peran SKK Migas...
Perkuat Peran SKK Migas Melalui Realisasi RUU Migas
Tarik Investor, Aspermigas...
Tarik Investor, Aspermigas Sebut Indonesia Butuh UU Migas Baru
Kementerian ESDM Minta...
Kementerian ESDM Minta Revisi UU Migas Dipercepat demi Kejar 1 Juta Barel
Penurunan Harga Gas...
Penurunan Harga Gas Berpotensi Langgar UU Migas
Ketidakpastian Investasi...
Ketidakpastian Investasi Migas dalam UU Cipta Kerja
Berita Terkini
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
47 menit yang lalu
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
1 jam yang lalu
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
2 jam yang lalu
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
2 jam yang lalu
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
2 jam yang lalu
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
2 jam yang lalu
Infografis
3 Penyebab Para Jenderal...
3 Penyebab Para Jenderal Israel Sudah Tak Ingin Serang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved