Kemenkeu Siapkan Kebijakan Hadapi Defisit Anggaran

Rabu, 02 Desember 2015 - 17:09 WIB
Kemenkeu Siapkan Kebijakan...
Kemenkeu Siapkan Kebijakan Hadapi Defisit Anggaran
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan telah menyiapkan kebijakan financing untuk mengatasi pelebaran defisit anggaran yang saat ini mencapai 2,7% dari yang sebelumnya 1,9 %. Meski mengacu pada Undang-undang keuangan negara No.17 tahun 2003 bahwa batas maksimal 3 persen, namun Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Suahasil Nazara mengatakan angka ini dinilai cukup mengkhawatirkan.

(Baca Juga: Target Pajak Meleset, Pemerintah Dibebani Utang Rp500 Triliun)

Dia menyampaikan bahwa, pelebaran defisit itu sudah disiapkan financingnya. "Seperti yang disampaikan Pak Menteri, kalau pelebaran defisit financing memang disiapkan bukan semata-mata ke pasar tapi mengaktifkan multilateral dan bilateral agreement. Jadi aman," kata Suahasil di Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (2/12/2015)

Menurut dia, 2,7% pelebaran defisit tak menjadi masalah besar karena patokannya adalah peraturan yang sudah dibuat mengenai batasannya. "Aman kok, wajar atau tidak, untuk itu, benchmarknya peraturan. UU nya dengan jelas bilang, defisit tidak boleh lebih dari 3 persen," sambungnya.

Lebih lanjut dia memastikan bahwa pihaknya memastikan agar kondisi defisit tidak mencapai batas yang ada di undang-undang untuk tidak mencapai lebih dari 3 persen. Suahasil juga menilai wajar atau tidaknya pelebaran fiskal ini mengacu pada kondisi Indonesia sebagai negara berkembang dengan kebutuhan pengeluaran yang luar biasa besar dan di akhir tahun sering terjadi penyerapan anggaran besar-besaran.

"Mulai November cukup besar penyerapannya dan disitu kami senang. Kalau kemudian ada risiko sumber penerimaan tidak full, seperti di pajak tentu kami menimbang, mau kami apakan pengeluaran yang sudah ada dalam APBN. Dalam konteks ini kami balance kalau bisa pengeluaran semaksimal mungkin, tapi pembiayaan dari financing. Defisit akan naik? Kami jaga agar yang dijanjikan terealisasi. Ini membalance agar defisit tidak melebar," pungkasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Anggaran Kemenkeu 2021...
Anggaran Kemenkeu 2021 Disetujui DPR Rp42,36 Triliun
Sri Mulyani Ungkap Anggaran...
Sri Mulyani Ungkap Anggaran Ini Sering Jadi Temuan BPK
DPR Setujui Anggaran...
DPR Setujui Anggaran untuk Sri Mulyani Sebesar Rp43,19 Triliun
Pajak Seret, Target...
Pajak Seret, Target Pendapatan Negara 2021 Turun Jadi Rp1.743 T
Gaji ke-13 dan THR PNS...
Gaji ke-13 dan THR PNS Berlanjut Tahun Depan, Sri Mulyani Beri Kepastian
Sri Mulyani Suntik 8...
Sri Mulyani Suntik 8 BUMN Rp37,4 T di 2021, Nanti Mas Erick Tugasi Siapa yang Dapat
Berita Terkini
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
6 jam yang lalu
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
8 jam yang lalu
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
9 jam yang lalu
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
10 jam yang lalu
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
10 jam yang lalu
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
13 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved