Wall Street Kembali Menguat Ditopang Saham Energi dan Keuangan
Rabu, 16 Desember 2015 - 09:00 WIB
Wall Street Kembali Menguat Ditopang Saham Energi dan Keuangan
A
A
A
NEW YORK - Indeks saham Wall Street ditutup menguat pada Selasa (15/12) waktu setempat, dengan ditopang oleh saham sektor energi dan keuangan ketika investor masih menanti keputusan Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) untuk menaikkan suku bunga acuannya.
Seperti dilansir Reuters, Rabu (16/12/2015) Dow Jones Industrial Average naik 156,67 poin atau 0,9 persen ke 17.525,17, indeks S & P 500 naik 21,45 poin atau 1,06 persen ke 2.043,39 dan Nasdaq Composite menguat 43,13 poin atau 0,87 persen ke 4.995,36.
Penguatan Wall Street selama dua hari kemarin didukung oleh kenaikan dari saham-saham energi ketika harga minyak mulai pulih. Jelang satu hari sebelum kenaikan suku bunga The Fed diyakini juga berpengaruh. Trades melihat 83% peluang, meski mereka juga masih waspada terkait kebijakan apa yang akan dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan.
"Investor tampaknya berada di persimpangan antara optimisme dan cemas. Akan sangat mengejutkan buat pasar apabila Fed Rate tidak bergerak setelah adanya ketidakpastian," jelas Kepala Ekonom, Scott Brown dilansir The Economic Times.
Sementara itu sembilan dari 10 indeks S&P yang mengalami kenaikan tinggi adalah sektor energi sebesar 2,2%. Exxon didukung S & P naik 2,4 %, sedangkan Chevron juga melonjak 2% setelah harga minyak mentah mulai membaik setelah sempat terpuruk di awal pekan.
Seperti dilansir Reuters, Rabu (16/12/2015) Dow Jones Industrial Average naik 156,67 poin atau 0,9 persen ke 17.525,17, indeks S & P 500 naik 21,45 poin atau 1,06 persen ke 2.043,39 dan Nasdaq Composite menguat 43,13 poin atau 0,87 persen ke 4.995,36.
Penguatan Wall Street selama dua hari kemarin didukung oleh kenaikan dari saham-saham energi ketika harga minyak mulai pulih. Jelang satu hari sebelum kenaikan suku bunga The Fed diyakini juga berpengaruh. Trades melihat 83% peluang, meski mereka juga masih waspada terkait kebijakan apa yang akan dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan.
"Investor tampaknya berada di persimpangan antara optimisme dan cemas. Akan sangat mengejutkan buat pasar apabila Fed Rate tidak bergerak setelah adanya ketidakpastian," jelas Kepala Ekonom, Scott Brown dilansir The Economic Times.
Sementara itu sembilan dari 10 indeks S&P yang mengalami kenaikan tinggi adalah sektor energi sebesar 2,2%. Exxon didukung S & P naik 2,4 %, sedangkan Chevron juga melonjak 2% setelah harga minyak mentah mulai membaik setelah sempat terpuruk di awal pekan.
(akr)
Lihat Juga :