Kenaikan Cukai Ditunda, Sampoerna Semringah

Rabu, 16 Desember 2015 - 13:30 WIB
Kenaikan Cukai Ditunda,...
Kenaikan Cukai Ditunda, Sampoerna Semringah
A A A
JAKARTA - PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) mengaku lega pemerintah menunda menaikkan pajak cukai untuk industri rokok sigaret keretek tangan (SKT). Presiden Direktur Sampoerna Paul Janelle mengemukakan, pemerintah sudah mendengarkan pihaknya yang keberatan cukai rokok naik.

"Paling penting pemerintah mendengarkan keprihatinan kami tentang kenaikan pajak. Mempertimbangkan pekerja dan mempertimbangkan petani berdasarkan industri tembakau serta mata pencaharian petani cengkeh dan petani tembakau," ujarnya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu (16/12/2015).

Menurutnya penting bagi pemerintah guna mendengarkan usulan pengusaha rokok terutama dalam hal penerapan kebijakan pajak cukai SKT. "Sangat penting bahwa pemerintah telah mendengarkan dan dalam hal ini pemerintah telah mendengarkan terutama dalam hal SKT," pungkasnya.

Sebagai informasi, pemerintah sendiri akan tetap berencana menaikan cukai rokok sebesar 11,19%, namun baru akan diberlakukan pada awal tahun depan. Diyakini kebijakan tersebut disinyalir hanya berlaku untuk industri rokok sigaret kretek mesin (SKM) bukan SKT.

Cukai sendiri adalah komponen signifikan dari beban pokok penjualan dan harga eceran rokok perusahaan. Pada 2012, 2013 dan 2014 silam, proporsi cukai termasuk PPn atas rokok putih buatan mesin (sigaret putih mesin tanpa cengkeh/SPM) terhadap penjualan bersih perusahaan masing-masing sebesar 51,1 %, 50 % dan 52,1 %.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Demi Petani, Bos Sampoerna...
Demi Petani, Bos Sampoerna Imbau Cukai SKT Tak Naik Tahun Depan
Bos Sampoerna Angkat...
Bos Sampoerna Angkat Bicara Soal Rencana Kenaikan Cukai Rokok
Jaga Kepemimpinan Pasar,...
Jaga Kepemimpinan Pasar, Intip Kinerja Keuangan Sampoerna di Sepanjang 2025
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Tidak Ada Penarikan Produk Sampoerna
Presdir Sampoerna Bersuara:...
Presdir Sampoerna Bersuara: Kondisi Industri Hasil Tembakau Masih Sangat Rentan
Rogoh Kocek Rp2,79 Triliun,...
Rogoh Kocek Rp2,79 Triliun, HM Sampoerna Ekspor Rokok Tanpa Asap
Berita Terkini
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
40 menit yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
46 menit yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
1 jam yang lalu
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
1 jam yang lalu
Pupuk Kaltim Dorong...
Pupuk Kaltim Dorong Kemandirian Ekonomi Lewat Beragam Program TJSL
2 jam yang lalu
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
2 jam yang lalu
Infografis
Pengiriman 66 Jet Tempur...
Pengiriman 66 Jet Tempur F-16 AS ke Taiwan Ditunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved