Wall Street Terpuruk Dihantam Penurunan Harga Minyak
Selasa, 29 Desember 2015 - 08:44 WIB
Wall Street Terpuruk Dihantam Penurunan Harga Minyak
A
A
A
NEW YORK - Indeks saham Wall Street kemarin waktu setempat, Senin (28/12) pada akhir perdagangan ditutup melemah terkena imbas penurunan harga minyak dunia ditambah saham Apple yang menjadi andalan tidak bisa berbuat banyak. Saham perusahaan-perusahaan minyak melemah mendorong Indeks S&P 500 ke teritori negatif di pengujung 2015.
Sektor energi S & P 500 turun 1,79% yang menyebabkan investor lari dan saham Exxon Mobil terkena imbas turun 0,73% dan Chevron jatuh ke 1,84%. Sementara itu indeks Dow Jones Industrial Average melemah 23,90 poin atau 0,14 persen menjadi 17.528,27, sedangkan indeks teknologi Nasdaq turun 7,51 poin (0,15 persen) di level 5.040,99
"Masalah suku bunga telah terselesaikan dan pasar menganggap Fed telah mengambil tindakan tepat. Tapi Anda mengalami kerugian besar dalam sektor energi dan pajak dalam beberapa pekan terakhir," jelas Kepala Investasi Exencial Wealth Advisors Tim Courtney seperti dilansir Reuters, Selasa (29/12/2015).
Saham Apple Inc (AAPL.O) kehilangan 1,12% dan menjadi hambatan terbesar buat S & P dan Nasdaq. Saham perusahaan kehilangan 9% pada bulan lalu ketika investor mencemaskan penjualan Iphone di awal tahun 2016 mendatang.
Sementara sejumlah saham migas yang menjadi konstituen Dow Jones mengalami pelemahan. Saham Chevron melemah 1,8%, EOG Resources 4% dan perusahaan jasa migas Halliburton 2,4%. Adapun saham Disney menguat 1,3% lantaran film yang dirilisnya "Star Wars: The Force Awakens" telah berhasil meneruk USD1 miliar dalam penjualan tiket.
Sektor energi S & P 500 turun 1,79% yang menyebabkan investor lari dan saham Exxon Mobil terkena imbas turun 0,73% dan Chevron jatuh ke 1,84%. Sementara itu indeks Dow Jones Industrial Average melemah 23,90 poin atau 0,14 persen menjadi 17.528,27, sedangkan indeks teknologi Nasdaq turun 7,51 poin (0,15 persen) di level 5.040,99
"Masalah suku bunga telah terselesaikan dan pasar menganggap Fed telah mengambil tindakan tepat. Tapi Anda mengalami kerugian besar dalam sektor energi dan pajak dalam beberapa pekan terakhir," jelas Kepala Investasi Exencial Wealth Advisors Tim Courtney seperti dilansir Reuters, Selasa (29/12/2015).
Saham Apple Inc (AAPL.O) kehilangan 1,12% dan menjadi hambatan terbesar buat S & P dan Nasdaq. Saham perusahaan kehilangan 9% pada bulan lalu ketika investor mencemaskan penjualan Iphone di awal tahun 2016 mendatang.
Sementara sejumlah saham migas yang menjadi konstituen Dow Jones mengalami pelemahan. Saham Chevron melemah 1,8%, EOG Resources 4% dan perusahaan jasa migas Halliburton 2,4%. Adapun saham Disney menguat 1,3% lantaran film yang dirilisnya "Star Wars: The Force Awakens" telah berhasil meneruk USD1 miliar dalam penjualan tiket.
(akr)
Lihat Juga :