Mendag Beberkan Alasan Ngotot Impor Beras dari Pakistan dan India

Senin, 11 Januari 2016 - 17:50 WIB
Mendag Beberkan Alasan...
Mendag Beberkan Alasan Ngotot Impor Beras dari Pakistan dan India
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Thomas Trikasih Lembong mengaku saat ini tengah menjajaki impor beras dari Pakistan dan India. Seperti diketahui Beberapa waktu lalu Kementerian Perdagangan telah menandatangani nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) terkait rencana impor tersebut.

(Baca Juga: Mendag Lembong Ungkap Alasan Tak Ragu Buka Keran Impor Pangan)

Dia menambahkan saat ini Bulog (Badan Urusan Logistik) masih mempelajari golongan beras yang ada di dua negara tersebut, mulai dari premium, medium, dan di bawahnya. Diterapkan keinginan pemerintah untuk mengimpor beras dari Pakistan dan India adalah untuk memperluas sumber impor pangan lain atau diversifikasi.

"Ini baru setingkat MoU.‎ Bulog masih mempelajari golongan beras yang ada, mulai dari premium, medium, dan bawahnya. Konsepnya kita ingin memperluas sumber-sumber impor pangan," katanya di Gedung BKPM, Jakarta, Senin (11/1/2016).

(Baca Juga: Soal Impor Beras, Kemendag Waspadai Dampak El Nino Kedua)

Menurutnya selama ini Indonesia hanya cenderung mengimpor beras dari satu hingga dua negara, sehingga dikhawatirkan apabila negera tersebut tidak lagi s. Jika ada diversifikasi impor beras, maka Indonesia akan mendapatkan harga yang lebih baik karena persaingan harga semakin kencang.

"Intinya mengurangi ketergantungan impor kita pada negara sebelumnya. Supply kita cenderung sama dengan Thailand dan Vietnam, sekarang kita tambah Pakistan dan India sudah cukup," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemendag Catat Ekspor...
Kemendag Catat Ekspor Produk Pangan Olahan Naik 7,9%
Stok Beras 3,3 Juto...
Stok Beras 3,3 Juto Ton, Kemendag Pastikan Aman hingga Lebaran
21 Perjanjian Dagang...
21 Perjanjian Dagang Baru Dijajaki, Benua Afrika Salah Satu Targetnya
Mendag Ingatkan Pengusaha...
Mendag Ingatkan Pengusaha untuk Patuhi Regulasi IMEI
Pasokan Beras Dipastikan...
Pasokan Beras Dipastikan Cukup hingga Juli 2020
Usut Dugaan Korupsi...
Usut Dugaan Korupsi Gerobak Kemendag, Polri Analisa Transaksi Keuangan
Berita Terkini
Apa Sih Sebenarnya Logam...
Apa Sih Sebenarnya Logam Tanah Jarang? Sering Disebut Minyak Baru
7 menit yang lalu
Layanan Super Cepat,...
Layanan Super Cepat, TASPEN Rampungkan 99,97% Klaim dan Targetkan Selesai H+1
52 menit yang lalu
Solusi Cicilan Lebih...
Solusi Cicilan Lebih Ringan, Intip Keuntungan Pindah KPR ke BRI
1 jam yang lalu
Rahasia Industri Logam...
Rahasia Industri Logam Tanah Jarang China Dibongkar Ilmuwan, AS-Jepang Pegang Kunci Mineral Langka!
2 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
3 jam yang lalu
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
3 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved