Indef: ULN Naik Didorong Peningkatan Produksi Barang dan Jasa

Selasa, 19 Januari 2016 - 02:41 WIB
Indef: ULN Naik Didorong...
Indef: ULN Naik Didorong Peningkatan Produksi Barang dan Jasa
A A A
JAKARTA - Pengamat ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Eko Listianto mengemukakan, pertumbuhan utang luar negeri (ULN) disebabkan peningkatan produksi barang dan jasa menjelang akhir tahun. Di mana BI melaporkan ULN pada November 2015 naik 3,2% (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pada Oktober sebesar 2,5% (yoy).

"Ini juga dapat dilihat peningkatan ULN swasta terjadi di sektor industri, pertambangan, LGA, dan keuangan (penarikan kredit meningkat)," ujarnya, Senin (18/1/2016).

Menurut Eko, peningkatan produksi menjelang akhir tahun membutuhkan pembiayaan untuk berproduksi sehingga utang luar negeri naik. Dia memprediksi, utang luar negeri pada Desember akan meningkat seiring dengan penerbitan global bond pemerintah (USD3,5 miliar) dan peningkatan produksi di sektor swasta dengan adanya libur Natal dan Tahun Baru.

Namun, eko menyarankan pemerintah dan BI dengan utang luar negeri jangka pendek yang telah mencapai USD40,7 miliar, di mana 92,7% adalah utang luar negeri swasta, perlu terus dilakukan upaya meningkatkan kepatuhan melakukan hedging. Hal ini agar tidak membuat nilai tukar semakin rentan terhadap issue utang.

"Syarat bagi swasta dalam negeri yang tidak orientasi ekspor namun ingin pinjam utang luar negeri yang berdurasi pendek harus diperketat, agar risiko kurs dapat dikendalikan," tandas Eko.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Utang RI Menumpuk Akibat...
Utang RI Menumpuk Akibat Pandemi, Rekomendasi Ini Bisa Diambil Pemerintah
Terungkap! Utang Pemerintah...
Terungkap! Utang Pemerintah Separuh Lebih dari Pinjaman Asing
Utang Pemerintah Masih...
Utang Pemerintah Masih Akan Menumpuk hingga Akhir Tahun, Apa Penyebabnya
Bukan Prioritas, Pemerintah...
Bukan Prioritas, Pemerintah Diminta Stop Dulu Berutang untuk Biayai Infrastruktur
Catet Nih! Utang Indonesia...
Catet Nih! Utang Indonesia Turun ke Rp5.662 Triliun
Utang Luar Negeri RI...
Utang Luar Negeri RI Melambat di Bulan Juli Bukan Kabar Baik, Kok Bisa?
Berita Terkini
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
49 menit yang lalu
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
1 jam yang lalu
Kunjungi Rest Area Cipularang,...
Kunjungi Rest Area Cipularang, COO Danantara Puji Transformasi Layanan Tol Jasa Marga
1 jam yang lalu
Harga Emas Naik 5 Ribu...
Harga Emas Naik 5 Ribu Hari Ini, Termurah Dijual Rp1.370.000
2 jam yang lalu
Lippoland Kembangkan...
Lippoland Kembangkan OAZE sebagai Pusat Kehidupan Baru di Cikarang
2 jam yang lalu
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
2 jam yang lalu
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved