Serikat Pekerja: Pemerintah Tertutup jika Bicara PHK

Selasa, 02 Februari 2016 - 19:02 WIB
Serikat Pekerja: Pemerintah...
Serikat Pekerja: Pemerintah Tertutup jika Bicara PHK
A A A
JAKARTA - Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mengungkapkan pemerintah bersikap tertutup jika membicarakan soal pemutusan hubungan kerja (PHK). Pemerintah baru keluar atau muncul jika sudah ramai di berbagai media.

Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan bila sudah disorot serentak lewat media sosial serta berita dari dalam dan luar negeri, pemerintah baru keluar. Namun, datanya muncul beberapa bulan kemudian.

Baca: Dua Perusahaan Elektronik Jepang di RI PHK 2.500 Karyawan

"Kami berpandangan kalau bicara PHK ditutupi oleh pemerintah, kalau sudah ramai di medos dan media-media luar negeri baru keluar. Menaker tanya ke disnaker kabupaten, angkanya muncul enam bulan setelahnya," ujar Said di Jakarta, Selasa (2/2/2016).

Dia mengatakan, meski Toshiba dan Panasonic sudah menutup pabriknya dan melaporkan ada PHK, pemerintah menyampaikan ke publiknya lama. Harus proaktif menyampaikan sendiri kepada publik.

"Kegagalan itu ditutupi, terlalu birokratis. Pemerintah harus proaktif, pemerintah harus umumkan berapa yang sudah PHK dan akan PHK," katanya.

Baca: Chevron Lapor SKK Migas Akan PHK 1.200 Karyawan

Dia mengingatkan tidak boleh lupa tahun ini sudah masuk Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Berbahaya jika beberapa industri mengalami penurunan kinerja bahkan sudah lakukan PHK.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Kemnaker Catat 18.000...
Kemnaker Catat 18.000 Pekerja Kena PHK di Awal Tahun 2025
Badai PHK Melanda, 26.455...
Badai PHK Melanda, 26.455 Pekerja Terdampak hingga Mei 2025
2024 Baru Mulai, Google...
2024 Baru Mulai, Google Pecat 1.000 Karyawan dari Berbagai Divisi
3.188 Buruh di Purwakarta...
3.188 Buruh di Purwakarta Terkena PHK Massal
46.000 Pekerja Diterjang...
46.000 Pekerja Diterjang Badai PHK, Korban Terbanyak Jateng dan Jakarta
Badai PHK Massal Hantam...
Badai PHK Massal Hantam Otomotif Eropa: Renault Siap Pangkas 3.000 Karyawan, Total Korban Tembus 34.000 Jiwa di 2025!
Berita Terkini
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
1 jam yang lalu
Jasaraharja Putera Raih...
Jasaraharja Putera Raih Pertumbuhan Berkelanjutan dan RBC Capai 371,90%
1 jam yang lalu
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
2 jam yang lalu
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
2 jam yang lalu
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
4 jam yang lalu
DJP Gandeng Babinsa...
DJP Gandeng Babinsa dan Bhabinkamtibmas Awasi Pajak: Hanya Pendamping, Tak Perlu Khawatir
4 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved