Sektor Keuangan dan Teknologi Dongkrak Wall Street

Rabu, 02 Maret 2016 - 09:14 WIB
Sektor Keuangan dan...
Sektor Keuangan dan Teknologi Dongkrak Wall Street
A A A
NEW YORK - Wall Street kemarin menikmati sesi terkuat dalam satu bulan, dipimpin oleh sektor keuangan dan teknologi setelah pabrik dan konstruksi data di Amerika Serikat kembali mendapatkan momentum.

Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (2/3/2016), Indeks S&P 500 ditutup 2,39% lebih tinggi, meninggalkan penurunan sebesar 3% sepanjang 2016 setelah sebagian pulih dalam beberapa pekan terakhir dari aksi jual tajam pada Januari. Penguatan saham Apple juga membantu memberikan Nasdaq Composite hari terkuat sejak Agustus.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 2,11% menjadi 16.865,08 poin. Indeks S&P 500 melonjak 46,12 poin ke level 1.978,35 dan Nasdaq Composite naik 2,89% ke 4.689,60.

Sementara, aktivitas manufaktur pada Februari memantapkan pertumbuhan pesanan baru dan persediaan meningkatkan sebagai tanda-tanda stabilitas. Belanja konstruksi pada Januari melonjak ke level tertinggi sejak 2007, sementara penjualan mobil yang kuat juga mendorong sentimen.

"Perlambatan China akan memengaruhi seluruh dunia. Sekarang kita melihat hampir tidak ada kesempatan kita akan memiliki resesi," kata Donald Selkin, kepala strategi pasar di Securities Nasional di New York.

Pergerakan harga minyak berkaitan erat dengan harga saham dalam beberapa bulan terakhir, dan kemarin mereka terus menunjukkan pemulihan dari posisi terendah baru-baru ini, dengan harga minyak mentah AS naik 2%.

Investor terlihat menjadi lebih percaya diri, CBOE Volatilitas indeks turun 13,87% ke level terendah sejak 31 Desember.

Indeks S&P 500 dan Dow Jones keduanya memiliki persentase kenaikan satu hari terbaik mereka sejak 29 Januari dan S&P bergerak kembali di atas rata-rata bergerak 50 hari, dilihat sebagai tanda membaiknya sentimen. Sembilan dari 10 sektor S&P naik 1% atau lebih.

Sektor keuangan melonjak 3,54% dengan daham Morgan Stanley (MS.N) dan Citigroup (C.N) naik lebih dari 5%. Sektor ini terburuk tahun ini, turun sekitar 9% sebagian karena kekhawatiran default utang oleh perusahaan-perusahaan energi.

Sektor teknologi naik 3,08%, di mana saham Apple (AAPL.O) naik 3,97%, memberikan dorongan terbesar untuk Indeks S&P dan Nasdaq. Saham Fiat Chrysler (FCAU.N) naik 7,15% dan Ford (F.N) bertambah 4,64% setelah penjualan mobil AS menguat pada Februari.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
1 jam yang lalu
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
1 jam yang lalu
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
2 jam yang lalu
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
2 jam yang lalu
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
3 jam yang lalu
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
3 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved