Ahok Dukung Diskon Pajak DIRE di Angka 1,5%

Jum'at, 04 Maret 2016 - 16:59 WIB
Ahok Dukung Diskon Pajak...
Ahok Dukung Diskon Pajak DIRE di Angka 1,5%
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok menyatakan mendukung penuh kebijakan pemerintah untuk menyesuaikan pajak Dana Investasi Real Estate (DIRE) dengan komposisi pajak penghasilan (PPh) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) menjadi ‎1,5%. Seperti diketahui saat ini pemerintah mengenakan pajak berganda pada sektor properti dan berniat menjadikannya menjadi single tax.

Meskipun kebijakan ini belum final, lantaran masih harus dibahas pada tingkat Pemerintah daerah (Pemda) namun Ahok mengatakan akan sepenuhnya menjalankan jika sudah menjadi satu kebijakan nantinya. "Kalau Kemenko Perekonomian kasih angka 1,5%, ya kita akan dukung sepenuhnya. Kalau sudah disahkan pasti dijalankan," ucap dia di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (4/3/2016).

(Baca Juga: Saingi Singapura, Menkeu Bahas Diskon Pajak Ganda Real Estate)

Jakarta sendiri termasuk dalam sasaran program DIRE pemerintah dan dia menerangkan selalu siap apabila diajak berunding. "Kita ikutan saja kalau Jakarta nanti diajak berunding‎. Paling penting semuanya jadi lebih baik," pungkasnya.

Sementara itu sebelumnya pemerintah dalam hal ini Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro menerangkan pemerintah ingin angka total pajak properti di bawah Singapura yang sebesar 3%. Ada isyarat pajak DIRE keseluruhan mencapai 1,5% dari sebelumnya 5%.

Hal ini diyakini akan mampu mendongkrak sisi kompetitif properti Indonesia dibanding negara lain. "Angkanya belum diputuskan, tapi totalnnya akan lebih rendah dari Singapura. Bisa dikira-kira itu berapa," jelas Menkeu.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Perpanjangan Insentif...
Perpanjangan Insentif Pajak, Diyakini Dongkrak Industri Properti
Ternyata, Relaksasi...
Ternyata, Relaksasi Pajak Properti hanya Menguntungkan Pengembang Tertentu Saja
Relaksasi PPN Bakal...
Relaksasi PPN Bakal Gairahkan Lagi Sektor Properti
Pelaku Usaha Optimistis...
Pelaku Usaha Optimistis Sektor Properti Akan Tumbuh di 2022
Insentif Pajak hingga...
Insentif Pajak hingga DP0% Jadi Momentum Geliatkan Industri Properti
Modernland Cilejit Manfaatkan...
Modernland Cilejit Manfaatkan Insentif Pajak Properti Lewat Cluster Ramma
Berita Terkini
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
1 jam yang lalu
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
2 jam yang lalu
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
2 jam yang lalu
DSI Dinilai Bisa Perkuat...
DSI Dinilai Bisa Perkuat Ekspor dan Transparansi Tata Kelola SDA
3 jam yang lalu
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
3 jam yang lalu
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
3 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved