Fitra Nilai Tax Amnesty Manjakan Mafia Pajak

Selasa, 08 Maret 2016 - 11:58 WIB
Fitra Nilai Tax Amnesty...
Fitra Nilai Tax Amnesty Manjakan Mafia Pajak
A A A
JAKARTA - Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) menilai, jika RUU Pengampunan Pajak (tax amnesty) disahkan, sama saja pemerintah memanjakan para mafia pajak. Karena itu, Fitra menentang keras terkait kebijakan ini lantaran dapat menimbulkan aspek ketidakadilan.

"Jika RUU Pengampunan Pajak benar-benar disahkan maka Indonesia sama saja berunding dengan maling yang menjarah rumahnya sendiri," Kata Sekjen Fitra Yenny Sucipto di Kantornya, Jakarta, Selasa (8/3/2016).

Dia mengatakan, jika DPR mengesahkan RUU Tax Amnesty, sama saja telah mencoreng muka Indonesia sebagai bangsa, karena seperti mengakui para maling dan berbaik hati melindungi mereka.

"Tidak hanya itu, ini juga akan memperlemah tingkat diplomasi Indonesia dengan negara-negara yang menjadi tempat memarkir uang 'haram' dari jarahannya," papar Yenny.

Menurutnya, ‎pemerintah Indonesia nantinya seolah akan mengemis untuk meminta akses informasi terkait nama-nama para pengusaha yang berinvestasi di bank-bank Singapura, Hongkong atau Swiss.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu) Bambang Brodjonegoro mengakui banyaknya warga negara Indonesia yang memiliki rekening gendut di bank luar negeri. Kelompok masyarakat tajir di Indonesia, terbukti banyak memiliki simpanan dana di bank-bank asing.

"Ya memang benar begitu kenyataannya. Jumlahnya, cukup besar," papar Menkeu Bambang di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, pekan lalu.

Bambang mengatakan, pemilik rekening tambun itu didominasi oleh pengusaha sumber daya alam (SDA) yakni perkebunan dan tambang. "Kebanyakan pengusaha berlatar belakang SDA. Dana mereka banyak parkir di luar," kata dia.

Dia menilai, para pengusaha sektor SDA itu aktif melakukan kegiatan ekspor. Sehingga, dana yang dimiliki sebagian besar dalam bentuk USD. "Mereka banyak ekspor dari hasil SDA. Kemana masuknya uang itu, ya ke bank asing. Kira-kira balik lagi ke Indonesia? Makanya kita upayakan melalui tax amnesty," ujar Bambang.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Ekonom Beberkan Sektor-sektor...
Ekonom Beberkan Sektor-sektor yang Diuntungkan dengan Pengampunan Pajak Jilid II
Berita Terkini
Genera-Z Berbakti BCA...
Genera-Z Berbakti BCA Siapkan Mahasiswa Implementasikan Solusi bagi Desa Wisata
7 jam yang lalu
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
7 jam yang lalu
Pertamina Evaluasi Insiden...
Pertamina Evaluasi Insiden Mobil Tangki di Cianjur, Pasokan BBM Dipastikan Aman
8 jam yang lalu
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
8 jam yang lalu
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
9 jam yang lalu
Pulihkan Harapan, Brantas...
Pulihkan Harapan, Brantas Abipraya Bersama PU Hadir dalam Penanganan Pascabencana di Sumatera
9 jam yang lalu
Infografis
Indonesia Demam Pajak,...
Indonesia Demam Pajak, 5 Negara Ini Bebas Pajak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved