Pusat Belanja Minta Pemerintah Kaji Kantong Plastik Berbayar

Kamis, 17 Maret 2016 - 22:19 WIB
Pusat Belanja Minta...
Pusat Belanja Minta Pemerintah Kaji Kantong Plastik Berbayar
A A A
DEPOK - Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) diminta mengevaluasi kampanye pengurangan kantong plastik dengan program plastik berbayar. Hal tersebut disampaikan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI)

Wakil Ketua Umum APPBI Darwin A Roni mengungkapkan, pihaknya berupaya mendukung pemerintah dengan cara sosialisasi. “Kampanye kantong plastik itu lebih kepada retailer kan. Kami hanya sewakan space. Kalau kita sendiri terus sosialisasi,” ujarnya, Kamis (17/3/2016).

Darwin menyebutkan pemerintah harus lebih transparan dalam memanfaatkan uang hasil penjualan plastik berbayar tersebut. Meskipun demikian, pihaknya mendukung kampanye demi lingkungan itu.

“Masuk kemana Rp200 tersebut. Itu penting biar ada transparansi. Bukan apa-apa karena itu kan per orang,” jelasnya.

Karena itu, lanjut Darwin, perlu ada evaluasi dan kajian soal harga dan pemanfaatan program tersebut. Dia mendorong seluruh retailer melakukan gerakan lain untuk menyelamatkan lingkungan hidup.

“Sebetulnya kalau batasi itu kan gampang banget. Apalagi soal harga kecil lah segitu. Tetapi tetap perlu dievaluasi, dikaji kembali,” tegas Darwin.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Indonesia Shopping Festival...
Indonesia Shopping Festival 2022 Dibuka, Bawa Misi Geliatkan Ekonomi
Indonesia Shopping Festival...
Indonesia Shopping Festival 2025 Sukses Cetak Transaksi Hingga Rp 25,19 Triliun
Warga Malang Mulai Ramaikan...
Warga Malang Mulai Ramaikan Pusat Perbelanjaan, Pengelola Mal Sumringah
Ada Vaksinasi, Bisnis...
Ada Vaksinasi, Bisnis Mall Akan Lebih Menggeliat
5 Mal Baru Senilai Rp8,25...
5 Mal Baru Senilai Rp8,25 Triliun Bakal Bermunculan pada 2024
Siasati Kompetisi dengan...
Siasati Kompetisi dengan e-Commerce, Mal Harus Perluas Fungsi
Berita Terkini
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
21 menit yang lalu
IHSG Masih Perkasa,...
IHSG Masih Perkasa, Hari Ini Dibuka Menanjak Naik 0,67% ke level 6.273.
1 jam yang lalu
Bappenas Petakan Kekayaan...
Bappenas Petakan Kekayaan Hayati Indonesia untuk Pembangunan Berkelanjuran
1 jam yang lalu
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
1 jam yang lalu
Tabungan Kelas Menengah...
Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
2 jam yang lalu
AS Kembali Picu Perang...
AS Kembali Picu Perang Dagang, Kali Ini Kanada Bakal Dihantam Tarif 50%
3 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved