Siasati Kompetisi dengan e-Commerce, Mal Harus Perluas Fungsi
Rabu, 23 Maret 2022 - 16:07 WIB
loading...
Pusat perbelanjaan didorong mempeluas fungsi tak hanya sebagai tempat belanja untuk dapat bersaing dengan e-commerce. Foto/Ilustrasi/Dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) meyakini bahwa pusat perbelanjaan/mal tidak perlu khawatir dengan menjamurnya e-commerce. Syaratnya, pusat perbelanjaan harus memperkuat fungsi selain sebagai tempat belanja.
Ketua APPBI Alphonzus Widjaja mengatakan, masyarakat tetap membutuhkan toko fisik untuk berbelanja. Namun, pusat perbelanjaan mesti memposisikan diri bukan hanya sekadar tempat berjualan.
Baca Juga: APPBI Curhat Jika Tahun Ini Ada Penutupan Usaha, Bisnis Mal Bakal Terkapar
"Pusat perbelanjaan tidak perlu mengkhawatirkan kehadiran toko online yang sekarang menjamur. Karena sebetulnya pusat perbelanjaan itu harus memposisikan diri, bukan hanya sekadar berjualan," kata Alphonzus dalam dialog virtual, Rabu (23/3/2022).
Menurut dia, jika pusat perbelanjaan hanya fokus pada fungsi sebagai tempat berjualan, maka memang akan berhadapan langsung dengan e-commerce. Sementara, pada prinsipnya e-commerce hanya berfungsi sebagai platform untuk berbelanja, tidak ada fungsi lainnya.
"Oleh karena itu pusat perbelanjaan harus mempunyai fungsi lain selain mengedepankan fungsi belanja. Pusat perbelanjaan manapun yang hanya mengedepankan fungsi belanja ya akan kalah dengan e-commerce," terang Alphonzus.
Ketua APPBI Alphonzus Widjaja mengatakan, masyarakat tetap membutuhkan toko fisik untuk berbelanja. Namun, pusat perbelanjaan mesti memposisikan diri bukan hanya sekadar tempat berjualan.
Baca Juga: APPBI Curhat Jika Tahun Ini Ada Penutupan Usaha, Bisnis Mal Bakal Terkapar
"Pusat perbelanjaan tidak perlu mengkhawatirkan kehadiran toko online yang sekarang menjamur. Karena sebetulnya pusat perbelanjaan itu harus memposisikan diri, bukan hanya sekadar berjualan," kata Alphonzus dalam dialog virtual, Rabu (23/3/2022).
Menurut dia, jika pusat perbelanjaan hanya fokus pada fungsi sebagai tempat berjualan, maka memang akan berhadapan langsung dengan e-commerce. Sementara, pada prinsipnya e-commerce hanya berfungsi sebagai platform untuk berbelanja, tidak ada fungsi lainnya.
"Oleh karena itu pusat perbelanjaan harus mempunyai fungsi lain selain mengedepankan fungsi belanja. Pusat perbelanjaan manapun yang hanya mengedepankan fungsi belanja ya akan kalah dengan e-commerce," terang Alphonzus.
Lihat Juga :