BKPM Promosi Kemudahan Layanan Investasi ke 100 Investor China

Minggu, 20 Maret 2016 - 14:36 WIB
BKPM Promosi Kemudahan...
BKPM Promosi Kemudahan Layanan Investasi ke 100 Investor China
A A A
JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) gencar mempromosikan berbagai kemudahan layanan investasi Indonesia yang kali ini dipaparkan langsung kepada 100 investor potensial dari China. Kepala BKPM Franky Sibarani menyampaikan bahwa kunjungan yang dilakukan ke China merupakan bagian dari kegiatan forum bisnis yang dijadwalkan ke 10 provinsi di negeri Tirai Bambu tersebut.

“Ada beberapa minat investasi yang butuh untuk lebih diyakinkan. Selain itu, juga mencoba untuk memperluas jaringan pemasaran investasi di Tiongkok,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (20/3/2016).

Dia menambahkan minat-minat investasi yang disampaikan oleh investor China kali ini mayoritas adalah terkait dengan investasi di bidang komponen otomotif serta beberapa sektor padat karya lainnya.

“Minat investasi investor Tiongkok sangat antusias ditunjukkan dengan antusiasme dalam berbagai pertanyaan yang diajukan oleh investor yang hadir dalam kegiatan forum bisnis maupun pertemuan one-on-one,” jelasnya.

Dalam acara tersebut, lanjut dia juga menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman antara asosiasi bisnis Provinsi Zhejiang dengan Inacham. Dalam kunjungan ini juga dimanfaatkanmemaparkan berbagai kemudahan layanan investasi. Dia menerangkan berbagai layanan seperti Layanan Izin Investasi 3 Jam, Layanan Jalur Hijau dan Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK).

Sementara itu Deputi Perencanaan Penanaman Modal BKPM Tamba Hutapea menambahkan bahwa tim Marketing Officer BKPM akan bekerjasama dengan perwakilan RI untuk memfasilitasi minat investasi yang disampaikan oleh investor China. “Tiongkok merupakan salah satu negara dengan potensi terbesar untuk menanamkan modalnya di Indonesia, sehingga akan menjadi prioritas BKPM,” tutup Tamba.

Investasi dari Tiongkok yang sepanjang tahun 2015 (tidak termasuk sektor hulu migas dan keuangan) mencapai USD628,3 juta, menempatkan China sebagai investor terbesar ke-9 di Indonesia. Nilai tersebut di luar angka investasi China ke Indonesia yang juga tercatat melalui negara-negara lainnya sebesar USD 1,53 miliar sehingga total investasi China pada tahun 2015 sebesar USD2,16 miliar atau meningkat sebesar 47% dibandingkan tahun sebelumnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Serabutan Sedot Investasi,...
Serabutan Sedot Investasi, Besar atau Kecil Tetap Dilayani
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
Berita Terkini
BRI dan Kembara Nusa...
BRI dan Kembara Nusa Sinergi Perluas Layanan Kesehatan Gigi di Wilayah 3T
16 menit yang lalu
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
27 menit yang lalu
Kendalikan Konsumsi...
Kendalikan Konsumsi BBM Subsidi saat Harga Minyak Dunia Mendidih, Purbaya Sebut Kuota Tetap
34 menit yang lalu
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
1 jam yang lalu
Beli Rumah Bukan Lagi...
Beli Rumah Bukan Lagi Mimpi! BRI x REI Expo Semarang 2026 Hadirkan KPR Super Ringan
1 jam yang lalu
Petani Sawit Tagih Bukti...
Petani Sawit Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor
2 jam yang lalu
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved