Wall Street Ditutup Variatif Terpengaruh Harga Minyak

Jum'at, 25 Maret 2016 - 08:28 WIB
Wall Street Ditutup...
Wall Street Ditutup Variatif Terpengaruh Harga Minyak
A A A
NEW YORK - Indeks saham Wall Street pada perdagangan kemarin ditutup variatif setelah menguat beberapa hari sebelumnya. Penguatan dolar Amerika Serikat (USD) kemarin membebani saham terkait komoditas.

Seperti dikutip dari Reuters, Jumat (25/3/2016), Indeks Dow Jones Industrial Average naik 13,14 poin, atau 0,08% ke level 17.515,73, Indeks S&P 500 turun 0,77 poin atau 0,04% ke level 2.035,94 dan Nasdaq Composite naik 4,64 poin atau 0,1% ke level 4.773,51.

"Setelah jangka yang kami punya, saya pikir itu wajar bagi orang-orang untuk istirahat," kata Jeff Buetow, presiden BFRC Jasa di Charlottesville, Virginia.

Saham mulai turun pekan ini setelah komentar pejabat Federal Reserve (The Fed), terkait kemungkinan suku bunga AS akan naik dalam beberapa bulan mendatang. Kemungkinan kenaikan suku bunga lebih mendorong USD untuk kenaikan hari kelima, jangka terbaik sejak April.

Sektor minyak dan material turun. Stok minyak mentah membebani harga minyak. "Pasar ini masih dalam beberapa hal mengambil isyarat dari apa yang terjadi dengan pasar minyak dan USD," kata Chuck Carlson, kepala eksekutif di Horizon Investment Services.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
11 menit yang lalu
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
55 menit yang lalu
MNC Sekuritas dan BRI...
MNC Sekuritas dan BRI Manajemen Investasi Ajak Investor Raih Reward Reksa Dana Total Rp2,5 Juta
1 jam yang lalu
Kinerja Apik 2025, INALUM...
Kinerja Apik 2025, INALUM Cetak Rekor Kinerja dan Operasional Tertinggi
1 jam yang lalu
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
1 jam yang lalu
Lindungi Generasi Muda,...
Lindungi Generasi Muda, Sejumlah Elemen Dukung Standardisasi Kemasan Rokok
1 jam yang lalu
Infografis
Harga Emas Diramal akan...
Harga Emas Diramal akan Tembus Rp2,1 Juta per Gram
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved