Danamon Gandeng SAS Modernkan Teknologi Layanan Perbankan

Rabu, 06 April 2016 - 13:51 WIB
Danamon Gandeng SAS...
Danamon Gandeng SAS Modernkan Teknologi Layanan Perbankan
A A A
JAKARTA - Danamon berusaha menjalankan misinya sebagai institusi keuangan terkemuka di Indonesia. Salah satu upaya yang dilakukan Danamon adalah menggandeng SAS memanfaatkan teknologi tinggi untuk meningkatkan keunggulan penjualan serta layanan perbankan.

“Teknologi harus selaras dengan strategi bisnis kita untuk memastikan bahwa kita mencapai tujuan bisnis,” ujar Manajer Customer Care untuk Integrated Risk dan Compliance Danamon, Suryadi Leung, dalam siaran pers yang diterima Sindonews, Rabu (6/4/2016).

“Departemen saya menyediakan dukungan teknologi untuk tiga departemen; risk, compliance, dan internal audit. Mengingat besarnya jumlah data pelanggan yang kami analisa untuk memenuhi pemasaran pelanggan yang mumpuni, keamanan data adalah bagian penting dari operasi kami. Ini adalah alasan utama kami untuk modernisasi menggunakan SAS® Analytics Pro server,” lanjutnya.

Suryadi mengatakan seiring pertumbuhan bisnis Danamon mengharapkan departemennya menjadi lebih cekatan dan lebih cepat dalam membuat laporan. “Saya terkesan dengan kemampuan teknologi ini dalam mempercepat waktu pelaporan. Berdasarkan pengalaman saya terkait kecepatan, saya telah merekomendasikan SAS kepada departemen lain,” imbuhnya.

Sebagai contoh, departemen risk menggunakan SAS untuk membuat laporan bulanan yang harus diberikan kepada manajemen dan pembuat kebijakan – laporan ini harus diberikan tepat waktu. Bank bisa dengan lebih baik dalam menyatukan data untuk portofolio pelaporan dan membuat pelaporan yang lebih komprehensif dengan mengatur data agar sesuai dengan format data. Danamon bisa mengotomatisasi pelaporan sesuai tenggat waktu pembuat kebijakan dan memastikan hasil yang akurat.

“Sebagai hasil modernisasi dari versi desktop SAS® Analytics Pro ke versi server, Danamon dengan mudah mengkonsolidasi para pengguna dalam manajemen operasional sehingga keamanan data meningkat. Yang paling penting, SAS memenuhi permintaan spesifikasi software dari pembuat kebijakan kami,” kata Suryadi.

“Versi server 30-40% lebih cepat dibandingkan versi desktop. Dan, untuk departemen teknologi informasi, solusi ini memiliki fleksibilitas dan kemudahan yang dibutuhkan agar mampu mengeksploitasi dan mengintegrasikan intelijensi SAS dengan arsitektur yang ada,” lanjutnya.

Danamon memilih SAS karena memiliki analisa statistik yang sudah canggih yang dibutuhkan untuk data pelanggan. “SAS mampu menemukan data anomali/ganjil dengan lebih baik dan lebih akurat. Apalagi, SAS memiliki permodelan statistik yang canggih. Itulah alasan pengguna kami lebih menyukai SAS,” jelas Suryadi.

“Alasan penting lain dalam memilih SAS adalah manfaat kompetitif yang kami dapatkan dengan kemampuan akses membaca, mencatat, dan memperbarui berbagai sumber data,” imbuhnya.

Ada lebih dari 70 pengguna SAS dari berbagai lini bisnis (LOB), termasuk consumer, kartu kredit, perbankan mikro, audit, risk dan KPR. Sebelumnya, setiap LOB memiliki database masing-masing, dan database itu dianalisa tanpa koordinator tunggal. Karena Danamon membidik peningkatan keamanan data dan keunggulan operasional, manajemen memilih SAS Analytics Pro server, SAS Integration Technologies, SAS/ACCESS® dan SAS® Enterprise Guide® untuk menghemat waktu dan mengurangi biaya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bidik Milenial, Danamon...
Bidik Milenial, Danamon Tawarkan Utang Lewat Online
Berkembang Progresif,...
Berkembang Progresif, Industri Otomotif Indonesia Digadang Menjadi Pemain Global
Raih Kesejahteraan di...
Raih Kesejahteraan di IIMS 2024 Lewat Solusi Finansial
Bank Danamon Hadir di...
Bank Danamon Hadir di IIMS 2022
Ramadan Lebih Bermakna...
Ramadan Lebih Bermakna dengan Perencanaan Keuangan yang Tepat
Yuk Pahami Modus Kejahatan...
Yuk Pahami Modus Kejahatan Perbankan yang Kian Marak
Berita Terkini
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
58 menit yang lalu
Resmi, Pertamina Turunkan...
Resmi, Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 14 Juli
1 jam yang lalu
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
2 jam yang lalu
PT KCN Perkuat Peran...
PT KCN Perkuat Peran Pelabuhan Penyangga Saat Aktivitas Logistik di Tanjung Priok Meningkat
2 jam yang lalu
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
12 jam yang lalu
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
12 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved