DJP Kejar Pajak Facebook Cs, BKPM Sebut Tak Pengaruhi PMA

Kamis, 07 April 2016 - 18:06 WIB
DJP Kejar Pajak Facebook...
DJP Kejar Pajak Facebook Cs, BKPM Sebut Tak Pengaruhi PMA
A A A
JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menerangkan langkah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengejar pajak Google, Facebook, Twitter dan Yahoo diyakini tidak menjadi sentimen negatif terhadap Penanaman Modal Asing (PMA) yang ada di Indonesia. Deputi Bidang Pengendalian BKPM, Azhar Lubis menerangkan sudah seharusnya semua perusahaan taat pajak.

"Tidak ada sentimen dari mereka (DJP). Karena dimana-mana memang kalau perusahaan harus taat pajak. Baik itu di AS atau seperti Starbucks, Yahoo saat di Eropa juga diminta pajak," jelas dia di Kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta, Kamis (7/4/2016).

(Baca Juga: Kejar Pajak Facebook Cs, Pemerintah Dituntut Ubah Regulasi)

Sebelumnya seperti diketahui Ditjen Pajak telah menemukan bukti kuat 4 unit usaha dalam bentuk perseroan terbatas, representative office atau orang pribadi, yang seharusnya masuk dalam kriteria bentuk usaha tetap (BUT), namun tidak mendaftarkan unit usaha tersebut sebagai BUT. Keempatnya yakni, Google, Facebook, Twitter dan Yahoo.

Atas hal tersebut, Ditjen Pajak akan melakukan pemeriksaan mendalam mengenai kewajiban perpajakan dari unit-unit usaha tersebut. Terkait hal tersebut, Azhar menambahkan bahwa apa yang dilakukan Facebook cs merupakan bentuk bisnis baru dan pihaknya menerangkan belum mengetahui sistem pajaknya seperti apa.

Karena itu dia menyarankan agar didalami terlebih dahulu mengenai seluk beluk sistem pajaknya. "Inikan bisnis baru, mereka bukan jual barang. Ini yang perlu didalami pajaknya, kalau BKPM tidak ada kaitannya ke pajak. Kita cuma melihat dari sisi sentimen investor asingnya saja, ada atau tidak," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
BKPM: Jawa Barat Paling...
BKPM: Jawa Barat Paling Diminati Investor Lima Tahun Terakhir
Berita Terkini
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
17 menit yang lalu
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
58 menit yang lalu
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
1 jam yang lalu
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
2 jam yang lalu
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
2 jam yang lalu
Koper Jadi Ukuran Baru...
Koper Jadi Ukuran Baru Kenyamanan, Piece Concept Mulai Dibicarakan Penumpang RI
2 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved