Gapki Tunggu Penjelasan Pemerintah Terkait Moratorium Perkebunan Sawit

Kamis, 14 April 2016 - 21:20 WIB
Gapki Tunggu Penjelasan...
Gapki Tunggu Penjelasan Pemerintah Terkait Moratorium Perkebunan Sawit
A A A
JAKARTA - Menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait moratorium perkebunan kelapa sawit, Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) masih menunggu penjelasan resmi pemerintah. Hal ini mengingat kelapa sawit adalah komoditas strategis Indonesia.

"Kami belum bisa memberikan pernyataan menanggapi hal tersebut. Kami sedang dan terus membangun komunikasi dengan Kementerian Pertanian, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, serta pihak Istana untuk mendengar penjelasan lebih detail dari pemerintah," ujar juru bicara Gapki, Tofan Mahdi, Kamis (14/4/2016).

"Yang bisa kami sampaikan adalah sektor kelapa sawit adalah sektor strategis yang memberikan sumbangan ekspor hingga USD19 miliar (2015) dan angka ini jauh lebih tinggi dari devisa ekspor migas (sekitar USD12 miliar)," jelasnya.

Dia menerangkan, Indonesia adalah produsen minyak sawit mentah (CPO) terbesar di dunia dengan produksi mencapai 31,5 juta ton (2015). Sektor perkebunan kelapa sawit juga menyerap tenaga kerja dan melibatkan petani kelapa sawit hingga 6 juta jiwa. Selain itu, sektor perkebunan kelapa sawit mendorong pengembangan wilayah-wilayah di daerah pinggiran.

Tofan menyebutkan, Presiden Jokowi juga pernah menyatakan bahwa perkebunan kelapa sawit adalah sektor strategis nasional dan harus terus dipertahankan. "Kami akan terus memantau perkembangan informasi terkait pernyataan Bapak Presiden tersebut," tandasnya.
(dmd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Cegah Karhutla, Menteri...
Cegah Karhutla, Menteri KLH Minta Pengusaha Kelapa Sawit Koordinasi dengan Gapki
Lahirkan Santripreneur...
Lahirkan Santripreneur bidang Perkebunan, Wapres Minta Pengusaha Sawit Gandeng Ponpes
Gapki: Pasar Tradisional...
Gapki: Pasar Tradisional Mulai Pulih dan Memberi Harapan
Perusahaan Pengendali...
Perusahaan Pengendali Hama Tanaman Sawit Unjuk Gigi di Ajang IPOC 2023
3,3 Juta Hektare Lahan...
3,3 Juta Hektare Lahan Sawit Diputihkan, Gapki Minta Jangan Dikesankan Enak Sekali
Dongkrak Ekspor Minyak...
Dongkrak Ekspor Minyak Sawit, Jadikan Perdagangan Panglima
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
5 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
6 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
6 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
7 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
7 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
7 jam yang lalu
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved