USD Balik Perkasa, Rupiah Ditutup Variatif

Kamis, 12 Mei 2016 - 17:12 WIB
USD Balik Perkasa, Rupiah...
USD Balik Perkasa, Rupiah Ditutup Variatif
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup mixed dengan kecenderungan melemah setelah sempat terpuruk pada sesi I siang tadi. Pelemahan rupiah ke kisaran level Rp13.300/USD terjadi saat USD coba menguat terhadap beberapa mata uang utama.

Berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pada sore ini ada pada posisi Rp13.300/USD. Posisi ini tidak berdaya atau semakin melemah dari penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.280/USD.

Sementara menurut data Yahoo Finance, rupiah hari ini ditutup pada level Rp13.280/USD dengan kisaran harian Rp13.253-Rp13.310/USD. Posisi tersebut membaik dibanding kemarin di level Rp13.310/USD.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tidak bergerak pada level Rp13.299/USD. Posisi ini tercatat melemah dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.271/USD.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg hari ini berakhir pada level Rp13.299/USD dengan kisaran Rp13.260-Rp13.318/USD. Posisi itu lebih baik jika dibanding penutupan sebelumnya yang berada di level Rp13.309/USD.

Dilansir Reuters, Kamis (12/5/2016) pada pasar mata uang USD tercatat menguat 0,2% terhadap beberapa mata uang utama, saat yen melemah 0,3% terhadap mata uang Negeri Paman Sam -julukan AS- di tengah sinyak Bank Of Japan (BOJ) untuk memperluas stimulus moneter mereka.

Mantan Direktur Senior Departemen Keuangan Takatoshi Ito mengatakan suku bunga negatif yang diperkenalkan BOJ sejak awal tahun ini terbuak kemungkinan berubah pada Juni atau Juli, mendatang. Sebelumnya Menteri Keuangan Jepang Taro Aso memberikan sinyal akan ikut campur untuk membatasi penguatan berlebihan yen.

"Dengan kebijakan meredam spekulasi dan Menteri Keuangan berbicara soal pelemahan yen. Sudah jelas bahwa mereka tidak ingin sebuah mata uang menguat terlalu besar," ucap FX strategi Niels Christensen.

Yen tercatat berakhir pada level 108.75 terhadap USD, usai menyentuh level tertinggi dalam 18 bulan di posisi 105.55 pada 3 Mei,lalu. Euro terlihat melemah 0,2% terhadap USD menjadi 1.1406 dan pounds tidak berubah terlalu banyak pada level USD1.4413 jelang pertemuan Bank of England (BOE) untuk membahas kebijakan lanjutan, prakiraan inflasi dan pertumbuhan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Rupiah di Awal Pekan...
Rupiah di Awal Pekan Berakhir Tak Berdaya ke Level Rp15.519/USD
Berita Terkini
Grab Tepis Rumor Keluar...
Grab Tepis Rumor Keluar dari Indonesia, Komitmen untuk UMKM dan Mitra Tetap Kuat
2 jam yang lalu
Rupiah Hampir Tembus...
Rupiah Hampir Tembus Rp18.000, Kapan Purbaya Pencet Alarm Darurat?
8 jam yang lalu
Purbaya Ungkap Fakta...
Purbaya Ungkap Fakta Mengejutkan soal Penangkapan Kepala BGN, Apa Itu?
11 jam yang lalu
Perluas Jangkauan Layanan...
Perluas Jangkauan Layanan TIC, Sucofindo Resmikan Kantor Pemasaran di Aceh
11 jam yang lalu
UI dan Binus Adu Inovasi...
UI dan Binus Adu Inovasi Kembangkan Desa Wisata Tomohon, Siapa Terpilih?
11 jam yang lalu
Modernland Realty Dorong...
Modernland Realty Dorong Pertumbuhan Bisnis Berbasis Keberlanjutan
11 jam yang lalu
Infografis
Cilia Flores, Istri...
Cilia Flores, Istri Maduro yang Disebut Otak di Balik Kebijakan Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved