Wall Street Akhir Pekan Ditutup Jatuh

Sabtu, 14 Mei 2016 - 09:47 WIB
Wall Street Akhir Pekan...
Wall Street Akhir Pekan Ditutup Jatuh
A A A
NEW YORK - Indeks Wall Street pada penutupan perdagangan kemarin (Sabtu pagi WIB) jatuh, karena penurunan harga minyak menambah tekanan dari perusahaan konsumen setelah laporan kuartalan suram dari Nordstrom dan J.C. Penney dibayangi data penjualan ritel.

Seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (14/5/2016), Indeks Dow Jones Industrial Average turun 1,05% menjadi 17.535,32, Indeks S&P 500 turun 0,85% menjadi 2.046,61, dan Indeks Nasdaq Composite turun 0,41% menjadi 4.717,68.

Penurunan saham department store 'menandai akhir pekan yang menyoroti pengaruh Amazon.com (AMZN.O) dan nasib pengecer yang berjuang untuk bersaing dengan penjual online.

Sementara, harga minyak mentah tergelincir akibat USD yang lebih kuat dan investor menguangkan atas keuntungan dari kenaikan selama tiga hari. Sektor energi yang mendorong Indeks S&P turun 1,25%.

Penjualan ritel AS melonjak 1,3% bulan lalu, kenaikan terbesar sejak Maret 2015 dan kenaikan lebih besar dari perkiraan ekonom AS. Namun, saham konsumen berada di bawah tekanan pekan ini setelah serangkaian laporan pendapatan cukup lemah, jatuh lagi setelah Nordstrom dan J.C. Penney melaporkan penjualan lebih rendah dari perkiraan.

Saham Nordstrom (JWN.N) merosot 13,42% dan J.C. Penney Co Inc (JCP.N) turun 2,82%. Dillard Inc (DDS.N), yang memberikan laporan kuartalan yang juga mengecewakan Wall Street, turun 1,29%.

Saham Amazon kehilangan 1,12% namun 5% lebih tinggi untuk pekan ini mengikuti kenaikan stabil sejak Jumat lalu. Laporan laba kuartal pertama hampir semua dan rata-rata belum seburuk yang diharapkan di S&P 500.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Wall Street Terdongkrak...
Wall Street Terdongkrak Diterpa Optimisme Pengembangan Vaksin Corona
Wall Street Berbalik...
Wall Street Berbalik Jatuh di Tengah Ancaman Trump Tutup Facebook dan Twitter
Wall Street Mixed Saat...
Wall Street Mixed Saat Dow dan S&P 500 Jatuh Dibayangi Kasus Baru Covid-19
Wall Street Turun Tajam...
Wall Street Turun Tajam Dihantam Aksi Jual Saham Teknologi
Microsoft Pikir-pikir...
Microsoft Pikir-pikir Beli TikTok Bikin Nasdaq Cetak Rekor, Wall Street Rebound
Wall Street Lebih Tinggi...
Wall Street Lebih Tinggi di Tengah Ancang-ancang Stimulus USD1 Triliun Gedung Putih
Berita Terkini
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
5 menit yang lalu
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
27 menit yang lalu
Raih Predikat Tertinggi...
Raih Predikat Tertinggi IRCA Dua Kali Berturut-turut, GDPS Tegaskan Budaya Kepatuhan
1 jam yang lalu
Acaraki Jamu Festival...
Acaraki Jamu Festival 2026 Dorong Jamu Jadi Penggerak Ekonomi Nasional
2 jam yang lalu
Purbaya Gelontorkan...
Purbaya Gelontorkan Rp11 Triliun Stabilkan Pasar SBN di Pasar Sekunder
2 jam yang lalu
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
6 jam yang lalu
Infografis
5 Kombes Pol Pecah Bintang...
5 Kombes Pol Pecah Bintang Jadi Brigjen pada Akhir Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved