Dua Investor Jepang Ekspansi Bisnis ke RI Rp725 Miliar

Sabtu, 14 Mei 2016 - 13:31 WIB
Dua Investor Jepang...
Dua Investor Jepang Ekspansi Bisnis ke RI Rp725 Miliar
A A A
JAKARTA - Dua perusahaan asal Jepang akan memperluas usahanya di Indonesia dengan mengajukan rencana perluasan investasi sebesar USUSD54,5 juta, atau sekitar Rp725 miliar (kurs Rp13.300/USD).

Dua perusahaan tersebut bergerak di bidang sparepart automotif dan industri mesin sistem automasi (robot) serta industri minuman ringan, industri farmasi, dan industi kemasan.

Investor pertama akan mengembangkan kapasitas produksi sparepart automotif senilai USD10 juta sampai USD20 juta, sementara investor kedua akan melakukan perluasan di bidang usaha makanan (roti dan kue) dengan rencana investasi USD34,5 juta.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani menyampaikan bahwa pihaknya merespons positif rencana perluasan investasi yang disampaikan oleh dua existing investor asal Jepang tersebut.

"Perluasan yang dilakukan investor Jepang tersebut menunjukkan investasi yang dilakukan di Indonesia cukup berhasil dan berkembang," ujar dia dalam rilisnya, Sabtu (14/3).

Franky menjelaskan, pihaknya terus melakukan komunikasi dengan perusahaan terkait rencana perluasan yang dilakukan. "Beberapa hal yang dikomunikasik di antaranya akan skema bisnis yang akan ditempuh oleh perusahaan. Ini akan kami koordinasikan dengan kementerian teknis terkait," kata dia.

Selain itu, investor industri minuman ringan juga menyampaikan beberapa concern terkait operasional yang dilakukan. "Investor menyampaikan tiga hal yakni terkait lokasi tata ruang mereka yang belum berada di zona kawasan industri, pendaftaran produk, serta terkait ketenagakerjaan," ungkapnya.

Problem-problem yang telah disampaikan akan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait di antaranya Kementerian Tenaga Kerja, BPOM serta Pemda terkait.

"Tentu dari sisi investor kami mendapatkan informasinya tinggal dikomunikasikan dengan instansi dan lembaga yang berwenang terhadap hal ini. Prinsipnya BKPM akan berada di samping investor untuk membantu mereka merealisasikan investasinya," jelas Franky.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tekad Kuat Wamen Investasi...
Tekad Kuat Wamen Investasi Benahi Perizinan Demi Ekonomi Tumbuh 8 Persen
BKPM Siapkan 6 Strategi...
BKPM Siapkan 6 Strategi Pulihkan Investasi di 2021
Serabutan Sedot Investasi,...
Serabutan Sedot Investasi, Besar atau Kecil Tetap Dilayani
Kejar Target Investasi,...
Kejar Target Investasi, Kepala BKPM Pakai Strategi Ala Juventus
Pemerataan Investasi,...
Pemerataan Investasi, Penanaman Modal di Luar Jawa Meningkat 19,3%
Genjot Investasi, BKPM...
Genjot Investasi, BKPM Prioritaskan Sektor Manufaktur, Hilirisasi dan Alat Kesehatan
Berita Terkini
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
26 menit yang lalu
Marketplace kian Sesak,...
Marketplace kian Sesak, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
57 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
1 jam yang lalu
Perbandingan Harga BBM...
Perbandingan Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo dan BP di Awal Juni 2026
2 jam yang lalu
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
2 jam yang lalu
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
4 jam yang lalu
Infografis
10 Fitur Range Rover...
10 Fitur Range Rover Autobiography LWB, Mobdin Gubernur Kaltim Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved