Pengamat: Tak Setuju Tax Amnesty karena Tidak Mau RI Mandiri

Senin, 16 Mei 2016 - 15:23 WIB
Pengamat: Tak Setuju...
Pengamat: Tak Setuju Tax Amnesty karena Tidak Mau RI Mandiri
A A A
JAKARTA - Pengamat pajak Tax Center Darussalam mengatakan, jika banyak pihak termasuk Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang sampai saat ini masih ada yang tak setuju tax amnesty (pengampunan pajak), berarti ada kemungkinan mereka tak ingin negaranya hidup mandiri.

Pasalnya, dengan diberlakukannya tax amnesty, maka dana repatriasi yang akan masuk banyak, dan Indonesia akan memiliki cadangan kas yang banyak untuk menggerakkan sektor riil.

Selama ini, kata dia, Indonesia sangat bergantung kepada luar negeri untuk berutang. Hal ini menjadikan Indonesia sempat kaya utang saat berada di pemerintahan yang lalu.

"Mungkin LSM-LSM itu enggak mau kita manndiri, selama ini saya yakin pemerintah sudah lelah berutang. Karena, tujuan jangka panjang tax amnesty yakni untuk membawa Indonesia menjadi bangsa yang mandiri dan tidak tergantung pada pinjaman atau utang luar negeri," terangnya kepada Sindonews, Jakarta, Senin (16/5/2016).

Darussalam mengatakan, PR pemerintah banyak termasuk meyakinkan mereka yang belum yakin soal kemampuan tax amnesty akan memberi manfaat banyak untuk Indonesia.

"‎Saya pikir LSM akan sepakat, jika diberi tahu bahwa dengan tax amnesty ini, negara kita enggak perlu utang lagi. Itu kan tujuan kita bersama. Siapa yang enggak mau jadi negara yang mandiri tanpa utang dan tergantung dengan negara lain?" pungkasnya.

Baca: Pemerintah Diminta Gencar Sosialisasi Tax Amnesty ke LSM
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Penerimaan...
Dongkrak Penerimaan Pajak, Sri Mulyani Diminta 'Eksplorasi' Data Pengampunan Pajak 2016
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Bakal Digelar, Catat Besaran Tebusannya
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Pengampunan Pajak Jilid...
Pengampunan Pajak Jilid II Dikritisi, Pengamat: Blunder ke Penerimaan Negara
Sri Mulyani: Kami Tidak...
Sri Mulyani: Kami Tidak Akan Berikan Lagi Program Pengampunan Pajak
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Turun ke 5.865, Mayoritas Saham Berada di Zona Merah
49 menit yang lalu
Kesepakatan Damai Batal!...
Kesepakatan Damai Batal! AS Gempur Balik Iran, Harga Minyak Ngamuk Lagi
1 jam yang lalu
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
2 jam yang lalu
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
12 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
12 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
13 jam yang lalu
Infografis
Inilah Bupati Pati yang...
Inilah Bupati Pati yang Diprotes Warganya karena Naikkan Pajak 250%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved