USD Redam Yen, Rupiah Dibuka Menguat Tipis

Rabu, 25 Mei 2016 - 10:22 WIB
USD Redam Yen, Rupiah...
USD Redam Yen, Rupiah Dibuka Menguat Tipis
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka menguat tipis, ketika USD mendapatkan dorongan untuk meredam perlawanan yen. Mata uang Negeri Paman Sam -julukan AS- mendekati posisi tertinggi dalam dua bulan terakhir terimbas membaiknya data penjualan rumah di AS.

Posisi rupiah menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI hari ini dibuka melemah pada level Rp13.671/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari sebelumnya yang berakhir di level Rp13.606/USD.

Sementara berdasarkan data Sindonews bersumber dari Limas, rupiah pagi menguat tipis di posisi Rp13.657/USD dan tercatat mulai membaik walaupun tidak signifikan dari penutupan hari sebelumnya Rp13.667/USD.

Penguatan rupiah juga terlihat pada data Bloomberg yang dibuka pada level Rp13.618/USD, meski bergerak memburuk pukul 09.54 WIB menjadi Rp13.650/USD. Posisi ini tercatat menguat 20 poin dari kemarin Rp13.638/USD.

Sementara data Yahoo Finance pada sesi pagi menunjukkan rupiah ada pada posisi Rp13.643/USD dengan kisaran harian Rp13.630-Rp13.675/USD. Rupiah tercatat sedikit membaik dibandingkan sebelumnya pada level Rp13.670/USD.

Dilansir Reuters, Rabu (25/5/2016) USD terdorong medekati posisi terbaik dalam dua bulan setelah data perumahan AS membaik untuk memberikan keyakinan kepada The Fed terkait kenaikan suku bunga acuan, Juni mendatang. Indeks USD mengalami kenaikan 0,3% ke posisi 95.618 untuk mendekati level tertinggi yakni 95.660 dalam dua bulan.

Di sisi lain euro cenderung stabil terhadap USD dalam level 1.1139, meski begitu posisi ini masih dalam jangkauan tren pelemahan sejak 18 Maret ketika tenggelam 0,7% kemarin. USD terhadap yen juga tercatat naik 0,1% menjadi 110.090 dan mulai membaik dibandingkan kemarin pada posisi 109.170.

"Dolar mungkin memerlukan tambahan insentif untuk mendekati posisi tertinggi. Intensif segar bisa datang dalam bentuk lain pada akhir pekan ini dan sikap Jepang terkait stimulus fiskal yang pada gilirannya akan meningkatkan indeks Nikkei," ucap Ahli Strategi FX Jepang Shin Kadota.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Purbaya: Kebijakan Fiskal...
Purbaya: Kebijakan Fiskal 2027 Diarahkan Dorong Ekonomi Makin Tinggi, Rakyat Sejahtera Lebih Cepat
9 menit yang lalu
Anggaran Sekolah Rakyat...
Anggaran Sekolah Rakyat di Jember Tembus Rp221 Miliar, Punya Lapangan Bola Standar FIFA
43 menit yang lalu
Darurat Rupiah, BI Kembali...
Darurat Rupiah, BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan Jadi 5,50% dan Rilis 4 Operasi Moneter
1 jam yang lalu
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
1 jam yang lalu
Begini Hasil Pertemuan...
Begini Hasil Pertemuan Dasco dan Bos Himbara, Dirut BNI: Fundamental Bagus, Tak Perlu Cemas
2 jam yang lalu
Chatib Basri: Tugas...
Chatib Basri: Tugas Menteri Keuangan Sebetulnya Gampang! Potong, Naikkan, Pinjam
2 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved